ZIKRI Fitra, begitu nama remaja itu. Ia salah seorang atlet balap sepeda yang akan mewakili Aceh ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat pada September 2016.

Zikri berhasil masuk 20 besar cabang Lomba Sepeda MTB Downhill kategori putra dari total 60 peserta se-Indonesia pada pra-PON sebelumnya. Itu sebabnya, ia mendapatkan tiket bertanding menuju ajang bergengsi balap sepeda PON.

Putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Jalaluddin-Juariah itu, kini juga tengah menyelesaikan tugas akhir (TA/skripsi) di Jurusan Penjaskesrek, Unsyiah, salah satu syarat memperoleh gelar sarjana Strata Satu (S1).

Di ajang lomba sepeda, putra kelahiran 9 Maret 1993 itu, telah banyak menyumbang prestasi untuk Aceh. Nama Seuramoe Mekah telah diboyongnya hingga ke tingkat Asia.

Awal mula karir Zikri ditoreh pada Pekan Olah Raga Aceh (PORA) X Tahun 2010 di Kabupaten Bireuen. Ia berhasil merebut juara II single pada lomba sepeda MTB Downhill. Saat Lomba MTB Croos Country, Zikri juga berhasil meraih juara III single dan Lomba Sepeda BMX juara II single.

Remaja berkulit sawo matang ini ternyata sempat menoreh prestasi dalam event Kejurnas Sabang tahun 2011. Pada kategori Lomba MTB Downhill, Zikri berhasil memperoleh juara III dan Lomba MTB One The Roud, ia mendapat juara IV.

Tak berhenti sampai di situ. Pada event Kejurda Aceh tahun 2013, Zikri berhasil melukis prestasi sebagai juara I, lagi-lagi direbutnya pada kategori lomba sepeda MTB Downhill.

“Saya akan terus mengharumkan nama Aceh ke tingkat nasional. Doakan saya,” pinta Zikri melalui sambungan selulernya kepada portalsatu.com, Jumat, 5 Februari 2016.

Remaja itu mengaku tertarik dengan lomba sepeda gunung. Jalan yang terjal, menurun, dan tikungan tajam di tebing gunung, menurut Zikri, merupakan bentuk tantangan berat untuk menguji keberanian sang laki.

“Selain itu, dari kecil saya juga suka main sepeda,” ujar Zikri.

Zikri sekarang berstatus perantau. Tak lama lagi, ia akan menyandang gelar sarjana. Ia mengaku tak ingin lama-lama menyelesaikan kuliah, mengingat status pekerjaan orang tuanya sebagai petani kopi dari Kampung Kala Kemili, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.

Sementara itu, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Aceh Tengah, Khalisuddin menerangkan, sosok Zikri dapat diandalkan dalam lomba balap sepeda. Dalam setiap ajang latihan, katanya, Zikri selalu dapat menunjukkan kemampuan lebih.

Khalisuddin optimis di tangan Zikri, Aceh akan mendapat penghargaan terbaik satu dalam kategori Lomba Sepeda MTB Downhill di PON tahun ini.

Dikisahkan, sosok Zikri tak hanya pandai dalam menyisihkan lawan untuk pertandingan single, namun ia juga solid dalam tim.

Hal itu, kata khalisuddin, telah dibuktikannya pada beberapa event antar-tim. Sebut saja tim MTB Downhill Putra Aceh Tengah pada PORA Aceh X di Bireuen.

Zikri cs., yang tergabung bersama Mude Angkasa, Juliansyah, Syahrial dan Iman kala itu, berhasil memboyong sembilan medali emas, sembilan perak dan sembilan perunggu untuk Aceh Tengah.

Tim Zikri cs., kata Khalisuddin, juga pernah mengukir prestasi dalam kejuaraan MTB Chompion Ship se-Asia di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan akhir 2010.

“Pengurus ISSI Aceh pada 12 Oktober 2015 kemarin, juga sudah mengeluarkan surat rekomendasi penunjukan atlet balap sepeda kategori putra. Salah satunya Zikri Fitra. Mari sama-sama kita doakan perwakilan Aceh ini,” ucap Khalisuddin yang juga pelatih Zikri Fitra.[] (idg)