BANDA ACEH – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh, Makmur Ibrahim, menjamin pola rekrutmen calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 berlangsung bersih, transparan, dan akuntabel. Menurut Makmur pihak BKN tidak bisa bermain-main dengan penerimaan CPNS karena bagian dari penyelenggara negara.

Hal ini disampaikan Makmur dalam diskusi tematik tentang pengawasan maladministrasi seleksi CPNS 2017, yang berlangsung di Hotel The Pade, Jalan Sukarno Hatta, Lampeuneurut, Selasa, 19 September 2017. Makmur mengatakan BKN bekerjasama dengan KPK juga mengawasi secara tertutup dalam penerimaan CPNS kali ini.

“Kita akan cari calon yang terbaik, dengan pola rekrutmen awal secara bersih dan transparan, dan akuntabel yang sangat dapat mempertanggungjawabkan seleksi penerimaan CPNS pada tahun ini,” katanya kepada sejumlah wartawan selesai acara.

Makmur mengatakan BKN belum menemukan adanya kecurangan yang dilakukan peserta tes CPNS di Aceh untuk tahun ini. Apalagi pihaknya turut memeriksa semua tingkah laku peserta tes.

“Saat (peserta tes) mau masuk, kita periksa semua badan pakai detektor. Kalau ada izin ke kamar kecil, pada saat masuk diperiksa lagi. Jadi sangat ketat,” katanya.

Pihak penyelenggara bahkan menganjurkan para peserta tes untuk ke toilet. Hal ini dilakukan agar para peserta tidak keluar masuk saat berlangsungnya ujian.

Di sisi lain, Makmur meminta masyarakat untuk tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan tes CPNS. “Hari gini tidak ada lagi yang bisa diurus kecuali kemampuan peserta sendiri yang bisa diandalkan,” ujarnya.

Makmurmeminta peserta tes CPNS untuk belajar meningkatkan kemampuan, melatih diri pada tiga kategori soal dalam ujian negara, seperti wawasan kebangsaan, intelijensi umum, dan tes karakteristik pribadi. 

“Peserta juga bisa belajar melalui simulasi yang dilakukan oleh BKN dalam halaman internet cat.bkn.go.id,” kata Makmur.[]

Laporan: Taufan Mustafa