BANDA ACEH – Ketua Dewan Kesenian Banda Aceh Teuku Mahfud mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memenangkan Indonesia di ajang Kompetisi Wisata Halal Dunia. Pasalnya, Aceh masuk di dua kategori yang dilombakan sehingga event ini menjadi ajang bergengsi untuk mempromosikan Aceh.
“Aceh memiliki potensi yang sangat besar sebagai destinasi wisata halal dunia, karena sudah memiliki modal utama yaitu budaya, alam yang indah serta sejarah yang islami. Seiiring dengan berkembangnya halal tourism, maka Aceh harus ikut serta mengambil tempat dan mempersiapkan diri untuk memenuhi segala standar yang diperlukan, serta aktif dalam mempromosikan segala kelebihannya ke seluruh dunia,” kata Teuku Mahfud kepada portalsatu.com, Selasa, 8 November 2016.
Kompetisi Wisata Halal Dunia atau World Halal Tourism Award katanya, salah satu ajang untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat posisi sebuah daerah di dalam bisnis wisata dunia. Keikutsertaan Indonesia di dalam even tahunan ini sangat strategis dikarenakan juara kompetisi ini akan semakin masyur dan menjadi prioritas dunia di dalam kategori pelancongan halal. Aceh bersama Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Barat menjadi kandidat juara di dalam 16 kategori yang diperlombakan.
Setelah berjuang melalui beberapa tahapan, Aceh berhasil menjadi finalis untuk kategori World's Best Halal Cultural Destination dan World's Best Airport for Halal Travelers yaitu Bandara Sultan Iskandar Muda.
“Walaupun tim juri independen akan memutuskan siapa juaranya, tetapi partisipasi masyarakat di dalam memberi suara secara online akan sangat mempengaruhi siapa pemenang kompetisi ini. Untuk itu, kami mengajak seluruh khalayak untuk ikut serta memvoting Indonesia dan Aceh khususnya dengan masuk ke laman bit.ly/VOTEIndonesia,” ujar pria yang juga Ketua Gabungan Musisi Aceh ini.
Keikutsertaan semua pihak di ajang ini kata Teuku Mahfud, akan berkontribusi dalam memajukan Aceh sebagai destinasi wisata halal dunia.[]


