BANDA ACEH – Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, mengkritisi keadaan payung Masjid Raya Baiturrahman yang bermasalah. Ia mengatakan proyek ratusan miliar itu tak sesuai antara harapan dan kenyataan. 

“Waktu simulasi, saya datang ke Jakarta. Di sana dikatakan kalau ada angin kencang maka payung itu akan tertutup sendiri dan tidak akan copot. Tapi kenyataannya malah bermasalah seperti itu,” kata Tgk Muhar kepada portalsatu.com, Jumat, 2 Juni 2017.

Ia menegaskan, DPRA akan terus mengawasi mega proyek itu. Ia pun meminta eksekutif memanggil semua pihak yang terkait untuk membahas permasalah payung itu. 

“Masalah ini harus segera diselesaikan, apalagi ini bulan Ramadhan, yang kita tahu banyak pihak luar yang ingin melihat Masjid Raya,” kata Muhar.

Sebelumnya, tepat 31 Mei 2017, insiden tak sedap menerpa mega proyek pembangunan Masjid Raya. Salah satu unit payung MRB jatuh diterpa angin. Foto payung MRB yang jatuh diterpa angin itu pun sangat cepat menyebar di berbagai lini massa.[]