BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, meminta semua elemen, baik pegawai negeri sipil maupun pejabat daerah, mau ikut serta melakukan tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh. Menurutnya hal ini merupakan bentuk keseriusan Aceh dalam memerangi narkoba.
“Saya sudah mengatakan kepada teman-teman wartawan, (tes urine) ini harus kami yang mulai dahulu, DPR Aceh, terutama Fraksi Partai Aceh,” kata Iskandar Usman kepada portalsatu.com, Kamis, 17 Agustus 2017 petang.
Dia tidak menampik jika tes urine yang dilakukan terhadap dewan kemarin, juga dilatarbelakangi adanya penangkapa terhadap salah satu anggota DPR Aceh yang diduga menggunakan sabu. Iskandar mengatakan tes urine tersebut juga dilakukan agar masyarakat tidak mempersepsikan negatif kepada semua anggota legislatif.
“Itu kan hanya oknum, sekarang yang dibangun image seolah semuanya sama. Padahal itu hanya oknum,” ujar Iskandar.
Dewan asal Aceh Timur ini mengatakan secara organisatoris, Ketua Umum Partai Aceh selalu mengkampanyekan agar kader tidak terlibat narkoba. Muzakir Manaf, kata Iskandar, juga sering menyampaikan tentang bahaya narkoba sewaktu masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh lalu.
“Di rapat-rapat internal fraksi dan partai, Mualem juga menegaskan tentang komitmen memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba yang harus dilakukan oleh semua stakeholder,” kata Iskandar.
Sebagai pimpinan Fraksi Partai Aceh, Iskandar mengatakan pihaknya akan menindaktegas kader partai di parlemen yang terbukti menggunakan narkoba. “Perintah pimpinan, perintah Mualem, menyangkut persoalan (pemberantasan narkoba) ini tegas,” kata Iskandar.[]



