BANDA ACEH – Usai mengikuti rapat tertutup dengan lembaga dokter di Aceh, Ketua Komisi VI DPR Aceh T. Iskandar Daod berkesimpulan, saat ini Aceh masih kekurangan dokter.

“Kita (Aceh) masih kurang dokter, sehingga seorang dokter harus menangani beberapa pasien untuk beberapa rumah sakit,” kata T. Iskandar Daod di ruang rapat Komisi VI DPR Aceh di Banda Aceh, Kamis, 21 Juli 2016.

Untuk itu kata Iskandar, Komisi VI ingin semua masalah terkait dokter harus dibahas bersama. Menurutnya ketika dokter dipersalahkan, sebenarnya tujuannya kepada pemerintah, bukan dokter.

“Masalah paling utama di rumah sakit kita itu adalah fasilitasnya, bukan dokternya. Ini berarti eksekutif yang salah,” ujar Iskandar Daod.

Ia juga mengatakan, keberadaan dokter di Aceh harus dijaga bersama-sama, karena secara prinsip seorang dokter berkeinginan agar pasiennya sembuh.

“Tidak ada dokter yang ingin mencelakai, yang ada adalah setiap dokter ada kebanggaan bila pasien yang dia tangani sembuh, jadi kerja dokter harus dibuat nyaman, agar rakyat Aceh sungguh-sungguh sehat dan puas,” kata Iskandar Daod.[](ihn)