Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaKetua KPK Benarkan...

Ketua KPK Benarkan OTT Patrialis Akbar, Ini Kata Ketua MK

JAKARTA – Ketua KPK Agus Rahardjo mengonfirmasi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Penangkapan itu dilakukan di Jakarta.

“Benar, informasi sudah kami terima terkait adanya OTT yang dilakukan KPK di Jakarta,” kata Agus saat dimintai konfirmasi, Kamis (26/1/2017).

Agus menyebut ada sejumlah pihak lain yang juga ditangkap. Agus menyebut para pihak itu saat ini sudah diamankan. “Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini. Terkait dengan lembaga penegak hukum,” ujar Agus. “Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan pada hari ini,” imbuhnya.

Ketua MK Prof Arief Hidayat sudah mendengar tentang OTT tersebut. Arief akan mengumpulkan seluruh hakim konstitusi. “Saya mendengar kabar itu. Saya akan mengumpulkan seluruh hakim konstitusi siang ini,” kata Arief saat berbincang dengan detikcom.

Seingat Arief, seluruh hakim konstitusi berkumpul saat membacakan putusan seharian di MK. Tapi setelah magrib, mereka pulang ke rumah masing-masing. “Setelah itu, saya tidak tahu lagi,” ujar Arief.

Arief Hidayat menyatakan akan membuka pintu selebar-lebarnya kepada KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) hakim konstitusi Patrialis Akbar. Arief menegaskan apa yang dilakukan Patrialis adalah perbuatan pribadi. “Itu persoalan pribadi, bukan lembaga,” kata Arief.

Menurutnya, tiap-tiap hakim konstitusi memiliki independensi masing-masing. Dia menjelaskan bahwa antar hakim konstitusi tidak bisa saling mengintervensi. “Saya persilakan dan mendukung KPK melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini, termasuk di MK,” cetus Arief.

Arief menjamin bahwa secara kelembagaan, MK bersih dari tindakan koruptif. Apa yang dilakukan Patrialis memukul dirinya dan seluruh hakim konstitusi. “Saya sangat menyayangkan,” pungkasnya.[] Sumber: detik.com

Baca juga: