BANDA ACEH – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, menerima kunjungan Ketua Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Perwakilan Aceh, Ira Hadiati, terkait bantuan untuk Bangsa Arab Palestina dan kaum Rohingya yang ada di Aceh, di ruang kerjanya, Rabu, 25 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Tgk. H. Faisal Ali mengatakan pihaknya siap berdiri di depan untuk hal kemanusiaan demi menjalankan syariat Islam.

“Aceh pernah mengalami (seperti) yang dialami oleh kaum Rohingya dan Bangsa Arab Palestina. Oleh karena itu, kita wajib membantu kaum Rohingya dan Bangsa Arab Palestina, atau siapapun yang meminta bantuan ke Aceh, baik mereka muslim atau bukan. Ini tentang kemanusiaan, jangan dikaitkan dengan politik,” kata ulama yang biasa disapa Lem Faisal atau Abu Sibreh ini.

Lem Faisal mengatakan, MPU Aceh telah mengeluarkan fatwa wajib membantu kaum Rohingya. Beberapa waktu lalu, pihaknya mengunjungi salah satu tempat penampungan kaum Rohingya di Aceh. Pada kesempatan lain, Lem Faisal juga berdiskusi dengan para mahasiswa tentang perlunya membantu kaum Rohingya yang terdampar di Aceh.

[Ketua MER-C Perwakilan Aceh Ira Hadiati (kanan) foto bersama Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali (tengah) usai pertemuan di ruang kerja Ketua MPU Aceh, Rabu, 25 Juni 2025. Foto: MER-C]

Tempat Penampungan Kaum Rohingya

Ketua MER-C Perwakilan Aceh, Ira Hadiati, mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan salah satu dayah di wilayah Kota Lhokseumawe, tentang tempat penampungan yang lebih baik untuk kaum Rohingya yang terdampar di Aceh.

“Tempat ini di Dayah Zurriyatul Qurani Al-Ma’arif (ZQA) Pimpinan Dayah Tgk. Sulaiman Daud, S.HI., M.H., menyediakan lahan seluas 4 hektare di Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Lahan itu akan dijadikan sebuah kampung persinggahan kecil yang tertutup, khusus untuk persinggahan kaum Rohingya selama mereka menunggu pihak UNHCR memproses pemindahan kaum malang itu ke negara ketiga. Semua kaum Rohingya yang terdampar di Aceh akan dikumpulkan di sini,” kata Ira Hadiati.

Untuk kaum muslimin dari Bangsa Arab Palestina, Ira Hadiati mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan bantuan untuk merehab Rumah Sehat di Gaza yang mereka bangun dengan uang sedekah kaum muslimin dari Aceh dan wilayah lain di Indonesia.[]