LHOKSEUMAWE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe memberikan apresiasi dan dukungan atas peluncuran voucer vaksin berhadiah umrah oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto di gerai akselerasi vaksin Polres setempat, Senin, 18 Oktober 2021.

Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziah PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk. M. Rizwan Haji, M.A., menanggapi inisiatif Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto untuk menggalakkan vaksinasi di tengah masyarakat Lhokseumawe dan Aceh Utara dengan memberikan voucer umrah bagi masyarakat yang terpilih dalam undian voucer vaksin yang diselenggarakan Polres Lhokseumawe.

“Terobosan ini patut kita dukung bersama. Karena memiliki dua manfaat sekaligus, yaitu mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebagai ikhtiar untuk menghadapi pandemi Covid-19,” kata Tgk. Rizwan didampingi Sekretaris PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk. Ahmad Subhan.

“Manfaat kedua adalah memberikan motivasi kepada umat Islam di Aceh untuk mempersiapkan diri supaya tetap sehat dalam melaksanakan ibadah umrah saat pemerintah dan pemerintah Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan umrah,” ujar Tgk. Rizwan.

Umat Islam di seluruh dunia selalu berdoa supaya kegiatan umrah dan haji dapat kembali dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi. Kerinduan umat Islam sangat tinggi untuk dapat melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Namun, normalisasi situasi tersebut baru dapat dilakukan jika program vaksinasi sudah berhasil secara luas.

PCNU Kota Lhokseumawe berharap inisiatif Kapolres Lhokseumawe dapat diikuti kapolres lainnya di seluruh Aceh. Sehingga dapat menggerakkan masyarakat untuk menyambut program vaksinasi mencegah Covid-19.

“Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara juga perlu pro aktif memberikan berbagai insentif kepada masyarakat supaya program vaksinasi dapat berhasil sesuai harapan,” ucap Tgk. Rizwan.

Selain pentingnya mengikuti vaksinasi, masyarakat juga harus selalu disiplin Memakai masker dan Menjaga jarak, sering Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas atau bepergian, kecuali untuk keperluan sangat mendesak. Tujuan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal dengan cara membiasakan 5M itu dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.[](Irm/*)