SUBULUSSALAM – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Aceh, Nursyam, S.H., M.Hum meninjau enam lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan gedung Pengadilan Negeri (PN) Subulussalam, Selasa, 20 Januari 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah keluarnya Keputusan Presiden tentang pembentukan PN Subulussalam. Saat meninjau beberapa lokasi itu, Nursyam turut didampingi Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin atau HRB, Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, Kasdim Subulussalam Mayor Inf Panarimo, Ketua Mahkamah Syar’iyah, Juneadi, S.H.I., M.H, serta sejumlah kepala SKPK Subulussalam.
Nursyam mengatak kunjungan ini berkaitan dengan keluarnya keputusan Presiden tentang pembentukan PN Subulussalam. Karena itu, Ia bersama Wali Kota Subulussalam meninjau langsung enam lokasi rencana pembangunan PN Subulussalam maupun kantor sementara PN Subulussalam.
Dari beberapa lokasi yang sudah dilihat belum ada satu pun yang dianggap layak seperti faktor kondisi tanah yang tidak representatif, lokasi yang terlalu jauh sulit dijangkau masyarakat serta akses jalan yang sempit.
Nusryam justru tertarik dengan lokasi zitting plaats saat ini yang berada di belakang kantor Camat Simpang Kiri, dengan ketentuan pinjam kantor itu untuk PN Subulussalam, sementara
ruang sidang tetap di lokasi zitting plaats saat ini.
Menurutnya, jika PN Subulussalam di bangun di lokasi tersebut Kota Subulussalam akan lebih megah, karena PN ini bisa jadi ikon kota Subulussalam. Pasalnya kantor – kantor pemerintah berada di dalam sedangkan kantor PN berdiri di pusat kota.
Ia berharap Wali Kota Subulussalam bersama unsur Forkopimda dan lembaga legislatif menyetujui pembangunan gedung PN di lokasi tersebut.
Terkait kapan mulai beroperasinya gedung sementara, Nursyam menjelaskan masih menunggu keputusan Mahkamah Agung. Ia memastikan setelah keputusan itu keluar personil akan dikirim ke Kota Subulussalam, baik Ketua Pengadilan, wakil, hakim dan kesekretariatan.
Sementara itu, Wali Kota Subulussalam, HRB mengapresiasi kunjungan Ketua PT Aceh ke Kota Subulussalam. Ia mengatakan mendukung penuh pembangunan gedung PN di lokasi zitting plaats. Kendati demikian ia akan menyampaikan hal ini pada rapat DPRK Subulussalam.[]


