BANDA ACEH – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Demokrat Republik Indonesia (DPP-PDRI), Sumarianti Budi Santoso, meminta PDRI Aceh agar menjaring perempuan-perempuan berkualitas yang bisa dicalonkan sebagai anggota legislatif.

“Ini perlu dipersiapkan segera keterwakilan perempuan di parlemen,” Kata Ketua Umum PDRI yang akrab disapa Titiek Santoso saat membuka Musda I PDRI Aceh di Hotel Grand Aceh II, Batoh, Banda Aceh, Minggu malam, 24 Januari 2016.

Untuk mencapai itu, kata Tatiek, DPD PDRI Aceh harus kerja keras untuk menjadikan perempuan Aceh yang berkualitas. Apalagi katanya, pengurus PDRI Aceh tampak muda dan energik, kerja keras itu harus terlihat.

“Saya yakin, dengan sudah berdirinya 23 PDRI se-Aceh dan punya cabang 204 dan 400 ranting, kerja keras akan lebih ringan, karena membentuk cabang dan ranting saja sudah prestasi yang bagus,” kata Titiek.

Ia juga meyakini, ke depan DPD Perempuan Demokrat Republik Indonesia akan bisa membantu perempuan Aceh tampil dalam berbagai kancah, seperti politik, ekonomi, sosial kemasyarakatan dan budaya.

'Kita harap keterwakilan perempuan di parlemen yang dilahirkan Demokrat betul-betul berkualitas dan representatif perempuan Aceh,” ujarnya.

Hadir pada acara pembukaan Ketua Umum DPP PDRI Titiek Santoso, Wakil Ketua DPR Aceh Dailimi AK, Ketua Fraksi Partai Demokrat H.T. Ibrahim, anggota DPR Aceh Jamiddin, Ibnu Rusdi, dan Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah.[](ihn)