Jumadil Akhir merupakan salah bulan tarikh Islam. Dalam lintasan sejarah sangat banyak catatan yang menjadi kisah menjadi ibrah dan renungan untuk umat Islam di bulan tersebut.
Di antaranya pernah tercatat di bulan Jumadil Akhir kondisi umat Islam sangat terpukul. Hal ini disebabkan dengan wafatnya sosok khalifah pertama dalam dunia Islam. Beliau merupakan Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq.
Catatan tarikh menunjukkan beliau wafat bertepatan tanggal 22 Jumadil Akhir tahun 13 H. Saat itu usia Abu Bakar Ash-Shiddiq genap 63 tahun. Sayyidina Abu Bakar adalah salah satu sahabat nabi dan juga termasuk orang yang beriman di masa awal.
Kita sudah memaklumi bersama bahwa khalifah pertama tersebut merupakan sosok sahabat yang dikenal sangat pemurah dan dermawan. Hal ini terbukti bahwa beliau mampu menginfakkan hartanya dalam perkembangan agama Islam.
Pengorbanan beliau bukan hanya harta, tetapi segalanya diinfakkan demi kejayaan dan dakwah Islam selama perjalanan hidupnya.
Namun, Allah SWT menjemput sang khalifah pertama di dunia Islam tepatnya pada bulan Jumadil Akhir. Ini yang membuat bulan Jumadil Akhir memiliki keutamaan yang tidak dimiliki bulan lain.
Di samping itu pada bulan Jumadil Akhir juga, Sayyidina Umar bin Khattab diangkat dan dilantik menjadi khalifah kedua menggantikan posisi Khalifah Abu Bakar.
Dalam sejarah disebutkan, dahulu sebelum memeluk Islam, Sayyidina Umar merupakan tokoh yang sangat menentang agama yang dibawa Baginda Nabi Muhammad saw. Namun, dengan berjalannya waktu, Allah SWT memuliakan agama Islam dengan masuknya Sayyidina Umar. Ini juga merupakan keutamaan bulan Jumadil Akhir.
Dalam sejarah tepatnya Jumadil Akhir juga terjadilah salah satu perang terbesar dalam lintasan sejarah Islam yang dikenal dengan perang Yarmuk. Terjadinya perang ini meletus antara dua kubu Islam dengan orang Romawi.
Perang di bulan Jumadil Akhir itu mengakibatkan sangat banyak kaum Muslim yang syahid, sekitar 3000 lebih pasukan. Korban pihak musuhpun juga sangat banyak dibandingkan pasukan Islam.
Perang hebat ini kaum Muslim dipimpin oleh seorang panglima yang gagah berani. Sosok panglima hebat itu dikenal dengan nama Khalid bin Walid. Kepopulerannya juga tidak pernah kalah dalam semua peperangan yang beliau pimpin.
Kemasyhuran dan kegigihannya serta keperkasaannya dalam peperangan melawan musuh hingga beliau digelar dengan Saifullah (pedang Allah).[]

