BANDA ACEH – Pertengahan Mei 2017 sebanyak 12 unit payung elektrik di Mesjid Raya Baiturraman (MRB) diresmikan Wapres Jusuf Kalla. Konon katanya proyek itu menelan biaya hingga Rp 458 miliar. Satu unit payung elektrik tersebut kabarnya seharga Rp 10 miliar.
Hal itu membuat khalayak penasaran. Jumlah anggaran yang cukup besar serta hadirnya Wapres untuk meresmikan membuat publik bertanya-tanya seperti apa payung seharga 10 miliar rupiah itu.
Ternyata memang benar payung itu memperindah MRB. Suasana salah satu mesjid tertua di Aceh itu pun menjadi lebih eksotis. MRB pun kini bergaya bak Masjid Nabawi di Madinah. Tak heran tarawih Ramadan pertama MRB disesaki jamaah.
Namun kabar tak sedap menghampiri proyek itu beberapa hari usai peresmian. Potongan marmer dari tiang payung Masjid Raya Baiturrahman Aceh itu jatuh menimpa salah seorang warga yang sedang berkunjung pada Rabu, 24 Mei 2017.
Sontak kabar itu membuat publik bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi. Apakah pengerjaan proyek itu belum selesai. Atau memang ada bagian yang belum sempurna dan masih dalam tahap pengerjaan. Tak lama setelah insiden marmer itu tepatnya 31 Mei 2017 insiden tak sedap kembali muncul, salah satu unit payung MRB jatuh diterpa angin.
Foto payung MRB yang jatuh diterpa angin itu pun sangat cepat menyebar di berbagai lini massa seperti Facebook atau Instagram. Publik terkejut, mengapa payung seharga 10 miliar itu bisa dengan mudahnya goyah diterpa angin.
“Iya benar, kemarin itu angin sangat kencang dan membuat payung itu jatuh. Itu karena ada ikatan yang lepas. Tapi sekarang sudah diperbaiki dan sudah bisa digunakan sebagaimana mestinya,” ucap Humas Setda Aceh, Mulyadi Nurdin kepada portalsatu.com, Kamis, 1 Juni 2017.
Ia mengatakan sampai saat ini proyek itu masih tanggung jawab PT Waskita dan sudah diperbaiki. Ia juga mengakui bahwa sebelumnya ada marmer dari bagian payung itu yang jatuh dan menimpa salah seorang pengunjung.
Amatan portalsatu.com, salah satu unit payung di MRB siang ini memang ada yang terbuka. Berdasarkan keterangan juru parkir di MRB memang kemarin payung itu sempat jatuh dan sekarang sudah diperbaiki.
“Iya benar, payung itu yang jatuh kemarin dan sekarang sudah diperbaiki,” kata pria yang bertugas mengatur parkir di pintu masuk sebelah selatan mesjid itu.[]




