BANDA ACEH – Komunitas Pecinta Lingkungan melakukan aksi mengutip sampah di lokasi Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) 2017, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin, 8 Mei 2017.

Salah seorang relawan, Aldi mengatakan, mereka melakukan ini karena melihat di lokasi pelaksanaan Penas KTNA banyak sampah yang berserakan. Setidaknya komunitas ini membantu meringankan tugas para petugas kebersihan.

“Kami kemarin sudah audiensi kepada pihak panitia, itu katanya sudah ada timnya. Selanjutnya ini hari kedua perhatian kami melihat sampah masih banyak, jadi kami hari ini turun aksi untuk menggalakkan sampah dan kesadaran kepada masyarakat,” kata Aldi.

Selain melihat kondisi lapangan, komunitas yang berawal dari HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional) ini juga melakukan tindakan tersebut dilatarbelakangi karena adanya tiga hal.

“Kita melihat dari isu awal ya, pertama Indonesia bebas sampah 2020. Kedua, karena ini even nasional. Ketiga, Aceh salah satu provinsi yang menggalakkan HPSN terbesar di Indonesia,” jelas Aldi.

“Kita peduli akan sampah yang ada di Penas ini. Karena boleh dilihat, sampah ada di mana-mana dan kami membuat aksi penyadaran sampah kepada masyarakat dalam even ini,” kata dia lagi.

Pantauan portalsatu.com, terlihat banyak sampah yang berserakan di lokasi Penas itu. Sedangkan tempat pembuangan sampah ditempatkan di lokasi-lokasi tertentu.

Meskipun Komunitas Pecinta Lingkungan hanya bergerak 10 orang yang dibagi ke dalam beberapa tim, setidaknya mereka telah berusaha memberikan kesadaran kepada masyarakat dan membuat perubahan walaupun itu kecil.[]