PADANGPANJANG – Komonitas Seni Kuflet Padangpanjang melakukan proses kreatif yang dialami atau dijalani orang-orang kreatif untuk menghasilkan karya-karya kreatif dalam dunia seni. Atas dasar itu, Kuflet melaksanakan Rapat Kerja 13 Oktober 2016.
Demikian kata Ketua Komonitas Seni Kuflet, Fiqkri Aprija, pada rapat kerja yang memutuskan kegiatan unggulan, yaitu akan melakukan Reuni Kuflet.
“Reuni itu penting sebab anggota Kuflet telah tersebar di seluruh Indonesia, selain itu untuk mengikat silaturrahim antara yunior dengan senior. .
Misbahuddin, Bendahara Kuflet ketika di temui disekretariat, perihal program kerja rutin mengatakan setiap minggu akan diadakan diskusi artistik, sastra, latihan dasar, tuturnya.
Anisa, Ketua Bidang Humas menambahkan Kuflet juga akan melaksanakan Tiga garapan teater, pertama garapan berjudul Secangkir Kopi dan Sepucuk Kemerdekaan Karya/Sutradara Sulaiman Juned, kedua garapan berjudul Badai Sepanjang Malam Karya Max Arifin disutradarai Fiqkri Aprija, ketiga Monolog Tolong Karya Nano Riantiarno yang disutradarai Fiqkri Aprija. Semoga tiga proses garapan ini berjalan lancar dan dapat dipentaskan tepat waktu.
Fiqkri Aprija berharap Kuflet terus bergerak menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan dapat menyuarakan idealisme berkesenian yang mumpuni terutama di Sumatera Barat, Indonesia bahkan Dunia.
Dari kota kecil Padangpanjang namun menjadi mendunia dan di kenal luas sampai ke mancanegara, ungkap Mahasiswa Minat Penyutradaraan Prodi Seni Teater ISI Padangpanjang, Sumatera Barat ini.
Ansar Salihin, S.Sn, mantan Ketua Kuflet, mengatakan berharap program ini dapat dijalankan dengan bailk, memberikan mamfaat terutama untuk anggota dan masyarakat Padangpanjang. Sebab Kuflet dari tahun ke tahun selalu saja memberikan pendidikan seni kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan seni, seperti Festival, Worskhop, Seminar, dan Lomba, serta Pertunjukan Seni Tutur Dosen Seni Kriya ISBI Aceh yang dijumpai di sela-sela perkuliahan Pascasarjana (S2) di ISI Padangpanjang.
Dr. Sulaiman Juned, M.Sn salah seorang pendiri dan penasihat Kuflet mengatakan Kuflet yag telah berusia 19 tahun harus menjadi lebih baik, sekaligus dapat memberikan Pegabdian kepada Masyarakat. Kuflet yang lahir pada tanggal 12 Mei 1997 harus dapat melakukan pertarungan semangat estetika agar Iklim kesenimanan yang diimbangi dengan perjalanan intelektual membuat kreativitas bergerak menuju konsep lokal menjadi sebuah pola dekonstruktif akhirnya hadir dalam ideologi Kuflet yang berangkat dari rekonstruksi teks lokal menuju performa kekinian Tutur Doktor Penciptaan Seni Teater itu.
Sulaiman Juned yang dikenal sebagai penyair dan sutradara teater ini menambahkan, Kuflet yang nyaris vakum ditata kembali. Wacana keilmuan dalam komunitas Kuflet semakin diarahkan kepada pembentukan pribadi yang memiliki moralitas dan kesadaran berkesenia sebagai media pembentukan kepribadian anggota yang matang dalam menghadapi hidup.
Perubahan besar-besaran di Kuflet ini selain untuk meningkatkan kualitas keanggotaan dari Kuflet juga untuk mempersiapkan orang-orang yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Kuflet di masa datang sehingga Kuflet dapat hidup dan berjaya pada hari ini dan masa-masa mendatang, papar Dosen Minat Penyutradaraa, Prodi Seni Seni Teater ISI Padangpanjang, Sumatera Barat.[]

