MOSKOW – Berbagai produk khas dari sejumlah daerah di Indonesia dipamerkan dalam Festival Indonesia–Moscow 2019 digelar di Taman Krasnaya Presnya, 2-4 Agustus 2019. Di antaranya, kain batik, cinderamata, tas kulit juga anyaman dan lain-lain. Dari sisi komoditas ada kelengkeng, duren, teh dan kopi. Ramai warga Moscow datang ke gerai milik Provinsi Aceh untuk menikmati cita rasa khas kopi Gayo jenis arabika.
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Wahid Supriyadi, mengatakan 177 booth atau gerai memamerkan keunggulan komoditas dari masing-masing daerah. “Festival tahun ini dihadiri 1.000 peserta dari Indonesia dan 177 booth dari berbagai daerah. Acara ini mempromosikan kedua negara, baik Indonesia di Rusia, dan Rusia di Indonesia,” kata Dubes Wahid pada pembukaan Festival Indonesia di Taman Krasnaya Presnya, Moskow.
Wahid mengatakan, festival yang digelar keempat kalinya sejak 2016 ini secara nyata telah meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia dan Rusia.
Berdasarkan pantauan di Taman Krasnaya Presnya, gerai milik Provinsi Aceh menjadi salah satu yang paling diminati warga lokal. Para warga Moscow datang untuk menikmati cita rasa khas kopi Aceh Gayo jenis arabika.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Teuku Satria Wira, mengatakan, selama ini pangsa pasar kopi Gayo belum bisa menembus pasar Rusia. Oleh sebab itu, dengan ikut serta dalam festival, dia berharap bisa memperluas pasar ekspor sampai menembus negara tirai besi.
“Saat ini kami rata-rata pangsa pasarnya masih di sekitar Eropa Barat, umumnya Jerman. Dengan kegiatan ini, kami harap kopi Gayo menjadi daya tarik (utama) karena cuacanya yang dingin, serta aroma kopinya yang pekat cocok untuk dinikmati,” kata Wira.
Gerai Provinsi Aceh menjual komoditas kopi Gayo jenis arabika dengan harga bervariasi mulai dari 600 rubel setara Rp130.343 sampai 800 rubel atau Rp173.791.
Selain itu, produk cokelat kopi juga tidak kalah laris karena harganya yang terjangkau, yakni dijual dengan harga 50 rubel atau sekitar Rp10.800 per batang.
Penulis: Pandu Gumilar.[]Sumber: bisnis.com



