TAMIANG – Tim Gabungan Satgas SAR Aceh Tamiang, Basarnas Pos Langsa, Satgas SAR Aceh Timur, TNI-POLRI dibantu masyarakat setempat, berhasil menemukan Muhammad Rudi, 16 tahun, korban tenggelam di aliran sungai Gampong Benua Raja, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Kamis 21 Januari 2016, sekitar pukul 07:00 Wib.

Korban ditemukan sekitar tujuh kilo meter dari TKP awal korban hanyut pada pukul 17:45 Wib, Senin 18 Januari 2016 lalu.

“Jenazah korban sudah kami kembalikan kepada orang tua” kata Ketua Satgas SAR, Aceh Tamiang, Saiful Syahputra, melalui wakilnya Jemi kepada portalsatu.com, melalui selulernya, 21 Januari 2016.

Sebagaimana diketahui, Muhammad Rudi, warga Dusun Melati, Gampong Benua Raja, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, dilaporkan hanyut di sungai gampong setempat sekitar pukul 17:45 Wib, Senin 18 Januari 2016.

Ketua Satgas SAR, Aceh Tamiang, Saiful Syahputra, melalui wakilnya Jemi mengatakan, berdasarkan informasi diperoleh, korban hanyut saat tengah mandi bersama teman-temannya di aliran sungai itu.

Sebelum hanyut, dilaporkan korban sempat meminta tolong kepada teman-temannya. Lantas kerabatnya itu mengira korban hanya pura-pura, sehingga permintaan tolong dari korban tak digubris.

“Sekitar 5 menit berselang, korban tak kunjung muncul, baru kemudian teman-temannya terkejut dan yakin korban tenggelam. Setelah itu teman-teman korban ramai-ramai teriak minta tolong,” kata Jemi.

Korban katanya, dikenal sosok yang pandai berenang. Berdasarkan informasi dari kerabat, korban hampir setiap sore mandi di sungai yang hanya berjarak sekitar 100 meter saja dari rumahnya itu.

“Perkiraan kita korban di bawa arus, karena air sungai cukup kencang saat ini akibat hujan kemarin. Lagi pula korban saat itu mengenakan celana jeans panjang, mungkin kakinya keram,” ujarnya.[](tyb)