SIMEULUE – Sebanyak 26 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, yang terjadi pada 12 Oktober 2019, menerima bantuan uang tunai hasil donasi berbagai elemen masyarakat. Sumbangan itu terkumpul senilai Rp192.270.000 yang kemudian dibagi kepada 26 KK korban kebakaran masing-masing Rp7.395.000. Bantuan uang tunai tersebut diserahkan Bupati Simeulue, Erly Hasyim, kepada para korban, Selasa, 24 Desember 2019.

“Uang yang terkumpul dari hasil donasi dan sumbangan ini, dapat digunakan untuk keperluan usaha oleh saudara kita korban kebakaran pada 12 Oktober 2019 lalu,” ujar Erly Hasyim kepada portalsatu.com/. 

Erly Hasyim menambahkan, bantuan bersumber dari Pemerintah Kabupaten Simeulue belum diserahkan. Direncanakan nantinya akan disalurkan bantuan dalam bentuk barang berdasarkan kebutuhan usaha masing-masing korban kebakaran itu.

Dia juga mengimbau masyarakat Simeulue untuk mengedepankan kehati-hatian terhadap bencana kebakaran. “Jangan lalai dan (harus) ekstra hati-hati terhadap bencana kebakaran. Bencana ini berbeda dengan bencana lainnya. Bencana kebakaran tanpa ampun meludeskan dan sapu bersih semua harta benda kita, maka kita semua tetap hati-hati untuk menyimpan bahan yang mudah terbakar dalam rumah, termasuk BBM (bahan bakar minyak),” tegas Erly Hasyim. 

Kepala Pelaksana BPBD Simeulue, Ir. Ali Hasmi, menyebutkan 26 KK atau 112 jiwa menjadi korban akibat kebakaran di kota Sinabang, 12 Oktober lalu. Sebanyak 30 rumah dan toko ludes terbakar, dua bangunan rusak berat, dan satu unit rusak ringan. Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian dengan estimasi sekitar Rp22.773.150.000.

“Dari 33 bangunan yang hangus (dan rusak) itu, telah kita usulkan kepada pemerintah supaya dapat dibangun kembali, namun belum ada jawaban dan kepastian,” kata Ali Hasmi kepada portalsatu.com/.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran itu dalam bentuk paket barang senilai Rp20 juta per KK.[]

Penulis: Egar Shabara