Idi RAYEK –  Mukhlisin, korban penembakan di Gampong Meunasah Keutapang, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur  ternyata adik kandung Ketua KNPI Aceh Timur Faisal.

“Korban merupakan adik kandung Faisal yang nomor dua dari lima bersaudara,” ujar Sekretaris KNPI Aceh Timur Yusnil Amri yang saat dihubungi mengaku sedang berada di RSUD Zubir Mahmud Idi melihat jenazah korban.

Informasi diperoleh portalsatu.com, korban merupakan salah satu pengusaha ikan di Kuala Idi Rayek. Sejauh ini belum diketahui pasti terkait keberadaan korban bersama anaknya di Gampong Meunasah Keutapang. Pasalnya, korban adalah warga Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur.

Jarak antara Meunasah Ketapang dengan jalan negara mencapai 25 kilometer lebih jika ditempuh lewat Simpang Keude Geureubak. Gampong tersebut termasuk daerah pedalaman Aceh Timur.

Sejauh ini polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keberadaan korban di Meunasah Ketapang yang merupakan lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, Mukhlisin, 31 tahun, warga Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayek, ditemukan meninggal dunia di Gampong Meunasah Keutapang, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Selasa, 6 Desember 2016. Saat ditemukan, kondisi korban berlumuran darah dengan luka bekas tembak di pelipis mata.

“Dari hasil olah TKP, sementara korban diduga ditembak. Kasus ini tergolong kepada kriminal murni,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto saat dihubungi via telepon selulernya.[]