Kamis, Juli 25, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita SubulussalamKota Subulussalam Jadi...

Kota Subulussalam Jadi Tuan Rumah Program Lanskap Berkelanjutan Alas Singkil

SUBULUSSALAM – Kota Subulussalam menjadi tuan rumah lauching program lanskap berkelanjutan Alas Singkil meliputi Aceh Tenggara, Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.

Launching dilaksanakan di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Selasa, 16 Mei 2023 dihadiri Pj Bupati Aceh Singkil Martunis, Sekda Aceh Tenggara Ridwan. Launching ini dihadiri langsung Head of Swiss Economic Coorperation Philipp Orga, Ross Jaax dari PT Propel dan Manfred dari Koltiva.

Program lanskap berkelanjutan Alas Singkil fokus utamanya sektor kelapa sawit yang merupakan tanaman komoditas unggulan masyarakat di Kota Subulussalam. Petani sawit di Subulussalam, Aceh Singkil dan Aceh Tenggara akan mendapat program pembinaan dari earthworm dan koltiva.

Wali Kota Affan Alfian mengatakan pembangunan ekonomi berkelanjutan tidak hanya memerhatikan kegiatan yang mempengaruhi kegiatan masyarakat di suatu daerah, tetapi juga memerhatikan pemanfaatan SDA serta sumber daya penduduknya.

Selain SDA, pembangunan ekonomi berkelanjutan, juga menempatkan manusia sebagai prioritas dari bagian tidak terpisahkan dari kegiatan ekonomi masyarakat, kebutuhan tenaga terampil dan penuh inovasi menjadi syarat mutlak untuk mencapai keberhasilan pembangunan ekonomi.

Karena itu, Pemko Subulussalam menyambut baik kehadiran swisscontact yang akan melaksanakan kegiatan dengan earthworm dan kortiva di Kota Subulussalam, Aceh Singkil dan Aceh Tenggara, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lewat program pembinaan terhadap petani sawit.

Affan Alfian bilang ada banyak hal yang sudah dimulai dari rekan-rekan earthworm di Kota Subulussalam seperti pendampingan kepada masyarakat, pengenalan cara produksi yang baik tanaman kelapa sawit dan tanaman lainnya, membantu petani memenuhi persyaratan budidaya kelapa sawit yang terlacak dan transparan melalui sistem terpadu secara digital.

Program kolaborasi lanskap berkelanjutan Alas Singkil ditandai dengan penandatangan berita acara yakni Wali Kota Subulussalam, Pj Bupati Aceh Singkil, Sekda Aceh Tenggara dengan Projec Manager Lars Cristina Rini dan Head of Swiss Economic Coorperation Philipp Orga.[]

 

Baca juga: