MEUREUDU – Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), berencana menghadirkan program terapi psikologi berbasis Qurani di tenda pengungsi gempa Pidie Jaya.

Demikian kata Ketua Posko Penanggulangan bencana alam gempa bumi KWPSI Pidie Jaya, Badaruddin, di 
Lokasi posko KWPSI, Masjid Quba, Kuta, Pangwa, Pidie Jaya, Senin, 12 Desember 2016.

“Jika memungkinkan kami sudah menyurvei di lapangan bersama Cek Midi, Teuku Farhan, dan tim amal Masjid Salman Institut Teknologi Bandung,  kami menawarkan program psikologis berbasis Qurani dengan menghadirkan ust Muzammil Hasballah dan Ust Takdir Feriza supaya turun ke tenda-tenda pengungsian,” kata Badaruddin.

 Ia mengatakan, kedua hafiz tersebut, akan menampilkan qari dan tahfizh dengan suara bacaan yang bagus demi memotivasi penyembuhan psikologis anak anak kita akibat trauma gempa .

“Hal ini akan diputuskan oleh pengurus KWPSI, jadi atau tidak, tapi menurut hasil survei tim, itu penting untuk kebaikan dan kemaslahatan anak-anak kita yang menjadi penerus ke depan,” katanya.

Seorang suka relawan KWPSI, Teuku Farhan, mengatakan, tim survei bersama juga ada Forsimas dan Relawan Mahasiswa UIN Ar-Raniry.

“Usul menghadirkan terapi psikologi awalnya berkembang di grup WA KWPSI, setelah itu disurvei di tenda pengungsian,” kata Farhan.[]