SINGKIL – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Aceh Singkil, Minggu, 20 November 2016 sekitar pukul 07.10 WIB. Seorang petani, Satimin, 45 tahun, yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Verza BL 3383 RK tewas dalam insiden tersebut.
Informasi yang dikumpulkan portalsatu.com menyebutkan, sepeda motor yang dikendarai Satimin bertabrakan dengan Honda Megapro BL 6515 RE di jalan Singkohor menuju Rimo, tepatnya di Desa Bukit Barisan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.
Kepala Kepolisian Resort Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan, SIK, kepada portalsatu.com mengatakan akibat insiden tersebut juga menyebabkan satu korban luka berat dan dua lainnya luka ringan.
Menurut Muhammad Ridwan, tabrakan terjadi saat Satimin melaju dari arah Rimo menuju Singkohor. Korban kemudian berupaya mendahului mobil yang berada di depannya. Namun nahas, di saat bersamaan muncul Honda Megapro yang dibawa Waryono, 51 tahun dari arah berlawanan. Akibatnya tabrakan tidak terhindarkan lagi.
Para korban ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singkil untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Satimin adalah warga Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah. Sedangkan Waryono mengalami luka berat. Saat kejadian Waryono berboncengan dengan Mukti Abu Abidin, 38 tahun, dan Ulvia Ani Rahman, 9 tahun. Ketiganya merupakan penduduk Kampung Srikayu, Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil.
Kapolres menambahkan pasca kejadian petugas polisi langsung bergerak ke lokasi untuk menolong korban. Pihaknya juga telah menghubungi keluarga korban.
“Polisi sudah melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi dan mengamankan barang bukti ke Unit Laka Sat Lantas Polres Aceh Singkil untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.[]



