25.1 C
Banda Aceh
Minggu, Desember 5, 2021

Laksamana Malahayati Resmi jadi Nama Jalan Protokol di Jakarta

JAKARTA – Nama Laksamana Malahayati secara resmi menjadi nama jalan ptotokol di Jakarta. Pemerintah Aceh berterima atas penobatan nama pahlawan nasional asal Aceh sebagai salah satu jalan di Ibukota Jakarta.

Ucapan terima kasih disampaikan Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT secara virtual dari Aceh, dalam acara peresmian nama jalan Laksamana Malahayati di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 23 November 2021.

“Saya mewakili Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh berterima kasih kepada Pemerintah DKI Jakarta, terkhusus kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang telah menginisiasi pemberian nama jalan Pahlawan Aceh, Laksamana Malahayati, atau Laksamana Keumalahayati,” katanya.

Laksamana Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh dalam melawan penjajah. Pada tahun 1585–1604, Laksamana Malahayati memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV.

Menurut sejarah, Malahayati memimpin 2.000 orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah syahid) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal.

“Dari perjuangan Keumala Hayati itu patut kita dijadikan contoh, apalagi bagi generasi muda sekarang. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjuangan Beliau. Seorang perempuan yang gigih berani dalam menumpaskan penjajahan,” ungkap Nova.

Sehingga, tambahnya, dengan diabadikan nama Keumala Hayati sebagai nama salah satu jalan di Jakarta, akan  bagaimana perjuangannya dulu. Dan ini juga akan menjadi sebuah nilai sejarah bagi Indonesia, khususnya Aceh.

Ketua Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Dr. Ir. Surya Dharma, MBA juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta karena sudah beriniasi dan mengapresiasi kepada salah satu pahlawan Aceh Laksamana Keumala Hayati.

“Laksamana Malahayati adalah jenderal pertama di dunia seorang wanita yang menjadi panglima angkatan laut. Karena sampai saat ini belum ada lagi panglima perang di dunia,” katanya.

Oleh karena itu, tambahnya, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia, kemudian diabadikan pemerintah DKI pada sebuah jalan, itu merupakan sebuah penghormatan kepada Pahlawan yang berasal dari Aceh.

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, Ph.D mengatakan, peran Laksamana Malahayati dalam menghadapi penjajah patut diapresiasi, dan didedikasikan namanya. “Apalagi perjuangan yang diberikan untuk bangsa ini sangatlah luar biasa. Seorang perempuan yang pemberani dan gigih dalam memimpin peperangan,” katanya.

Sehingga kata Anis, namanya patut dipermanenkan di salah satu jalan Jakarta menuju Bekasi yang diperkirakan panjangnya sekitar 7,6 kilometer yang melintasi Kelurahan Pondok Kelapa, Kelurahan Duren Sawit, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit dan Kelurahan Cipinang Muara, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini tanggal 23 November 2021, nama jalan Laksamana Malahayati resmi dibuka,” sebut Anis.

Ia menambahkan, di Jakarta bukan hanya nama Laksamana Malahayati yang telah dipermanenkan, sebelumnya ada juga sejumlah nama pahlawan asal Aceh yang sudah dipermanenkan baik nama jalan ataupun masjid. “Seperti Masjid Cut Mutia, Masjid Cut Nyak Dien, Jalan Teuku Umar, Jalan Panglima Polim, dan Jalan Teungku Chik di Tiro,” katanya.

Ia menyebutkan, dipermanenkan nama pahlawan ini merupakan sebuah bentuk penghormatan yang diberikan kepada mereka, karena sudah berjuang melawan penjajah.

Perlu diketahui, pergantian nama jalan ini berdasarkan Keputusan Gubernur No. 1242 Tahun 2021 tentang Penetapan Nama Jalan Laksamana Malahayati menggantikan Nama Jalan Inspeksi Kalimalang Sisi Sebelah Utara.

Jalan ini merupakan salah satu akses masuk dari Jakarta Timur menuju Kota/Kabupaten Bekasi atau sebaliknya. Saat ini sudah terdapat 5 plang nama Jalan Laksamana Malahayati yang terpasang pada ruas jalan dimaksud.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut mewakili Pemerintah Aceh, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal, SSTP MSi, mantan Gubernur Aceh, Mustafa Abubakar dan sejumlah komunitas masyarakat Aceh, baik dari Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda, Komunitas Ureung Pidie (KUPI), dan Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Pidie Jaya.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Pidie Jaya Juara Umum Pra-PORA Muaythai

BANDA ACEH – Para fighter asal Kabupaten Pidie Jaya sukses mendominiasi perolehan medali pada...

SMAN 9 Tangsel dan SMPN 19 Jakarta Selatan Juara Festival Tari Ratoh Jaroe

JAKARTA - Panitia Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) akhirnya menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Aceh...

Milad GAM, Bendera Bintang Bulan Sempat Berkibar di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tergabung dalam Majelis Wilayah...

Kapolres Subulussalam Ingatkan Netizen Tentang Ujaran Kebencian, Ada Sanksi Pidana

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengingatkan pengguna media sosial (medsos) di wilayah...

Kuliah Umum di BJI Lhokseumawe, Lailan: Taati Kode Etik Jurnalistik, Bangun Relasi yang Baik

LHOKSEUMAWE – CEO Tandaseru, Psychology and Training Consultant, Lailan Fajri Saidina, mengatakan jurnalis harus...

Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran, Walkot Bintang: Pemko Segera Bangun Huntara

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang mengatakan pemerintah melalui Badan Penanggulangan...

Mantan Kombatan Pase Peringati Milad GAM, Ini Kata Jhony Jubir KPA Soal Bendera Bintang Bulan

LHOKSUKON - Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh...

Ini Kata Nasir Nurdin Tentang Kepengurusan PWI Aceh yang akan Dilantik di Sabang

BANDA ACEH - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2021-2026 hasil Konferensi Provinsi...

Warga Aceh Diimbau Waspada Hadapi Cuaca Buruk

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan di tengah perubahan cuaca yang terjadi...

‘Jangan Mudah Menyerah Dalam Mengajak Siswa Untuk Ikut Vaksinasi’

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan vaksinasi pertama dan kedua harus...

Meningkatkan PAD Sebagai Kemandirian Daerah

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD merupakan suatu rencana keuangan suatu daerah dalam...

Dolly Cibro Nyatakan Maju Calon Ketua Demokrat Subulussalam

SUBULUSSALAM - Dolly S Cibro, politikus Partai Demokrat yang saat ini duduk sebagai Anggota...

Jelang Milad GAM, Kapolres Imbau Warga Tidak Terprovokasi

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal mengimbau masyarakat agar tidak terprovoksi jika...

JPU Limpahkan Perkara Korupsi APBG Paya Bilie ke Pengadilan Tipikor, Kaur Keuangan Diminta Menyerahkan Diri

LHOKSEUMAWE - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe melimpahkan perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan...

Daerah Tutupan Hutan Desak Pemerintah Pusat Jadikan Luas Lahan Jadi Penghitungan Transfer DAU

  GAYO LUES - Pemerintah Provinsi Papua Barat memprakarsai dan mengundang Bupati Gayo Lues sebagai...

Jelang Milad GAM, Kapolda Aceh Koordinasi dengan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Jelang Milad GAM pada 4 Desember 2021, Kapolda Aceh Irjen. Pol....

Anggota DPRK Ade Rizky Berikan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Gunung Bakti

  SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dapil Sultan Daulat, Ade Rizky Noviani menyerahkan bantuan paket...

Kebakaran Landa Gunung Bakti, 7 Rumah Rusak Berat, 2 Rusak Ringan

SUBULUSSALAM - Kebakaran melanda Kampong Gunung Bakti, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Kamis, 2...

Aceh-Papua Teken MoU, Sepakat Perjuangkan Kekhususan Bersama-Sama

BANDA ACEH – Sebagai dua daerah yang diberikan kewenangan khusus, Aceh dan Papua sepakat...

Majelis Rakyat Papua Berkunjung ke Partai Aceh, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH - Rombongan Majelis Rakyat Papua (MRP) berkunjung ke Kantor Partai Aceh di...