BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., melantik tiga dekan baru periode 2017-2021, di gedung AAC Dayan Dawood, Kamis, 16 Maret 2017.

Mereka yang dilantik adalah Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Ilyas, S.H., M.Hum., menggantikan Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Prof. Dr. Nasir, S.E., M.B.A., menggantikan Dr. Mirza, S.E., M.B.A. Dr. Mirza dipercayakan sebagai Kepala Unit Pengembangan Bisnis Unsyiah yang dibentuk sebagai persiapan Unsyiah menuju Badan Layanan Umum (BLU) Perguruan Tinggi. Sedangkan Dr. Djufri, M.Si., diangkat kembali sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Rektor Unsyiah Samsul Rizal dalam sambutannya berharap agar pejabat baru ini mampu bekerja secara profesional untuk memajukan Unsyiah. Kata dia, usia Unsyiah telah melewati setengah abad, sehingga perlu adanya kerja sama yang kuat untuk membangun universitas terutama dalam peningkatan nilai akreditasi program studi.

“Para dekan baru juga harus mencatat setiap prestasi yang diraih mahasiswa dan penelitian yang dilakukan para dosen,” tegas Samsul Rizal, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, Kamis (kemarin).

Samsul Rizal menyebut saat ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menilai Unsyiah telah meraih nilai sempurna untuk kategori akademik dan sumber daya manusia (SDM). Akan tetapi, masih rendah pada kategori kegiatan kemahasiswaan dan penelitian.

“Padahal penelitian dan kegiatan mahasiswa kita sangat banyak, tapi belum terdata dengan cukup baik. Jadi, saya mengimbau kepada dekan baru untuk mencatat semua prestasi dan penelitian agar ranking Unsyiah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Samsul mengingatkan para dekan bahwa tantangan Unsyiah ke depan semakin besar. Hal tersebut disebabkan program sarjana, pascasarjana, dan doktoral telah bergabung di bawah pengelolaan fakultas yang dulunya dikelola oleh Program Pascasarjana Unsyiah.

“Ini membutuhkan pengelolaan dan konsentrasi yang lebih besar dalam bekerja karena tantangan ke depan semakin berat,” pungkas Samsul.[](rel)