Wayang itu tengah meniup balon. Di situ ada topi adat khas Aceh, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Medan, Padang, Riau, Sulawesi Barat, dan Papua. Mulai dari wilayah paling Barat hingga paling Timur Indonesia, terangkum di dalam tiga panel lukisan nan indah dipandang mata.
Lukisan ini terdiri dari tiga panel yang saling bertautan. Jika satu panel terpisah, maka lukisannya akan cacat dan tidak utuh lagi. Begitu pula dengan pesan dan maknanya. Inilah sekilas wajah Indonesia yang digambarkan sacara singkat dengan keragaman suku, budaya, agama, dan ras.
M. Yasir adalah sang maestro yang melahirkan karya berjudul Keniscayaan itu. Lukisan itu gagah digantung di ruang tamu kediamannya di Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Yasir, sapaan akrapnya, menuturkan, ia memilih topi sebagai objek dalam lukisan karena dinilai mampu mewakili identitas dan budaya masing-masing daerah yang ada di Indonesia.


