Hari Raya Idul Adha, di Turki, pada dasarnya, memiliki 3 hari libur. Namun kalau hari pertama jatuh di tengah pekan, seperti tahun 2016 ini, sebagaimana biasa, pemerintah mengumumkan 9 hari libur termasuk hari-hari akhir pekan. 

Memanfaatkan libur, orang-orang pulang kampung atau tempat ke tempat pariwisata, tergantung karakteristiknya.

Kalau penduduk muslim, apabila tidak bisa pulang ke kampung halaman, maka tinggal di tempat kerjanya, dan berkurban sendiri, atau bersama keluarga, atau bersama kawan-kawan.

Secara formal, di kota-kota besar di Turki, orang-orang susah untuk memotong kurban sendiri. Oleh karena itu mereka memakai jasa NGO/Waqaf untuk keperluan ini. Orang mengirim uang dan memilih wakil di NGO untuk memotong hewan kurbannya.

Orang 'sekuler' akan menghabiskan hari libur Idul Adha itu di tempat pariwisita di dalam negeri atau di luar negeri.[]