BANDA ACEH – PT PLN (Persero) Wilayah Aceh kembali memadamkan listrik di sejumlah kawasan di Banda Aceh, Senin, 9 Mei 2016. Akibatnya, warga kesal karena pemadaman listrik dilakukan tepat pada jam makan malam dan tanpa pemberitahuan sama sekali.

“Ka meugisa lom penyaket (listrik padam-red). Kiban leh rap puasa meuno,” ujar Izzati, salah satu warga Gampong Pineung, Banda Aceh. 

Hal senada juga disampaikan Andi, salah satu warga Lamteh, Ulee Kareng. “Ka matee beuh di sinoe (sudah padam listrik disini),” kata Andi.

Sementara itu, tanggapan sinis justru dilayangkan Azwar, salah satu warga Darussalam mengenai seringnya terjadi pemadaman listrik di ibukota Provinsi Aceh. “Tenang, dua uroe teuk kana pembangkit listrik tenaga bendera (tenang, dua hari lagi sudah ada pembangkit listrik tenaga bendera),” ujarnya.

Pantauan portalsatu.com, pemadaman listrik terjadi di sejumlah kawasan seperti di Gampong Lamteh hingga sepanjang jalur Prof Ali Hasjmy, Lambhuk, Simpang BPKP, Lampineung, Gampong Kuta Baru, Gampong Peurada, dan Gampong Pineung. Hingga berita ini ditayangkan, Manajer PT PLN (Persero) Banda Aceh, Dahrulsyah, yang dikonfirmasi portalsatu.com belum menjawab faktor penyebab pemadaman listrik di daerah kerjanya.[](bna)