BLANGKEJEREN – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues mulai kewalahan pascabanjir dan tanah longsor. Selain harga kebutuhan pokok melonjak, warga juga tidak bisa beraktivitas seperti biasa lantaran aliran listrik kerap dipadamkan oleh PLN Ranting Blangkejeren.

Salah seorang warga Blangkejeren, Malik, Senin, 15 Desember 2025, mengatakan pemadaman listrik di Kabupaten Gayo Lues pascabanjir bukan tambah membaik, tetapi mengalami kemunduran yang signifikan.

“Dengan hari ini sudah 21 hari pascabanjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues, tetapi jaringan listrik di seputaran kota Blangkejeren dan Blangpegayon bukanya membaik, malahan memburuk karena pemadaman lebih lama ketimbang jaringan listrik yang hidup,” kata Malik.

Malik juga menyoroti pihak PLN lantaran jadwal pemadaman yang berubah-ubah, sehingga masyarakat tidak bisa menunggu kapan jadwal hidup dan padam listrik.

“Sepertinya pejabat PLN Ranting Blangkejeren sedang ‘sakit’, masak setiap hari selalu alasannya karena BBM, padahal jalur Abdya sudah lancar, SPBU saja bawa BBM lewat jalur itu,” ujar Malik.

Akibat pejabat PLN diduga ‘sakit’, listrik di Pendopo Bupati dan areal perkantoran Pemerintah Daerah Gayo Lues juga dipadamkan bergilir. Para pedagang di pusat kota Blangkejeren juga memilih tidak berjualan lantaran listrik padam.

Malik meminta agar PLN Blangkejeren lebih profesional, dan segera membawa BBM ke Gayo Lues lewat jalur Abdya atau melalui udara menggunakan helikopter.

Manajer PLN Blangkejeren, Isnan Ananda, mengatakan saat ini stok BBM di PLTD Rema sudah menipis, sehingga terpaksa dilakukan pemadaman bergilir.

“Malam ini sudah kami berangkatkan 7 unit dump truck ke Blangpidie (Abdya) untuk pengambilan BBM. Sebenarnya malam ini kami order 16 dump truck, karena hanya itu yang tersedia,” kata Isnan Ananda melalui pesan Whatsapp.

Pihaknya akan mengupayakan kalau jumlah angkutan dan drum sudah mencukupi, suplai BBM ke PLTD Rema bisa kembali normal, dan kondisi kelistrikan bisa kembali normal.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar kelistrikan di Kabupaten Gayo Lues bisa kembali normal,” ujarnya.[]