BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banda Aceh, Syaridin, mewakili Wali Kota Banda Aceh mengatakan, Pemko Banda Aceh menyambut baik dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim pengembang aplikasi Avirex.
Hal itu disampaikan Syaridin S.Pd, M.Pd saat meluncurkan aplikasi try out siswa yang bernama Aceh Virtual Exam (Avirex) di Aula Balai Kota, Kamis, 3 Maret 2016. Acara ini dihadiri oleh perwakilan sekolah-sekolah tingkat SMA dan MAN yang ada di Kota Banda Aceh.
“Avirex dapat disebut sebagai bentuk kontribusi positif dan nyata untuk Kota Banda Aceh selaku ibu kota Provinsi Aceh yang telah mencanangkan diri sebagai Cyber City. Dalam hal ini tim Avirex telah berkontribusi nyata untuk membantu kemajuan dunia pendidikan kita,” katanya.
Aplikasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi berbagai elemen masyarakat khususnya kaum muda, untuk dapat menelurkan berbagai karya kreatif demi kemanfaatan positif dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. “Ini juga dapat mendukung program 'internet sehat' di Kota Banda Aceh,” kata Syaridin.
Mustafa S.Kom dari tim pengembang Avirex mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan Aceh dan pemanfaatan teknologi ke arah yang lebih positif, apalagi Indonesia tercatat sebagai negara pengguna internet terbesar di Asia Tenggara. “Aplikasi ini sendiri merupakan karya putra Aceh.”
Aplikasi ujian online ini dapat diakses di mana saja melalui HP, laptop, komputer, tablet, dan sebagainya. Dan aplikasi ini sudah tersedia di Playstore yang bisa di-download secara gratis, kata Mustafa melalui siaran pers.
Mustafa menambahkan, Avirex bermanfaat sebagai media uji siswa dengan hasil cepat, juga sebagai media pembelajaran dan evaluasi kemampuan siswa. Pengguna yang mengakses aplikasi ini dapat memilih jenis soal sesuai jurusan di sekolahnya.
Grand Manager LP3I, Susilawati S.Kom mengatakan, program seperti ini merupakan mimpi besar pakar IT yang ada di Aceh yang telah diwujudkan oleh tim pengembang Avirex. Saat ini Avirex hanya masih terbatas di android, ke depan akan kita kembangkan di IOS, ujar Susilawati.[](ihn)

