BANDA ACEH – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Subulussalam merupakan sebuah lembaga organisasi keagamaan yang bergerak di bidang Al Qur’an dan selama ini LPTQ berfungsi hanya melaksanakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) saja.
Maka penjabaran tentang pengembangan itu akan kami perluas dengan membantu para pegiat Al Qur’an, baik bidang Tahfidzul Qur’an, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an dan lainnya.
“Mereka yang sebagai pegiat Al Qur’an tersebut sering kali menyampaikan kepada kami, ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi namun terkendala dengan biaya maka kehadiran LPTQ Kota Subulussalam menjadi alternatif untuk memberikan solusi,” kata Jaminuddin Ketua Harian LPTQ Kota Subulussalam, Rabu, 15 Januari 2025.
Dikatakan, bahwa LPTQ Kota Subulussalam menjalin kerja sama dengan Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh, mengakomodir semua yang direkomendasi oleh LPTQ untuk mendapatkan beasiswa selama mengikuti pendidikan mulai dari pertama masuk di Universitas Darussalam sampai menjadi Sarjana atau S1 (strata satu).
Langkah LPTQ Kota Subulussalam ke depan bukan hanya sebagai pelaksana MTQ tapi menjadi penghubung atau fasilitator bagi para pegiat Al Qur’an untuk masuk ke Universitas baik di Aceh sendiri, Sumatera Utara maupun di pulau Jawa, tapi hari ini baru dengan Universitas Darussalam di Banda Aceh.
Rektor UNADA Dr. Yusra Jamali, M.Pd menyampaikan generasi Al Qur’an merupakan generasi mulia di Kota Subulussalam harus kita selamatkan cita-cita mulia mereka dan harus kita angkat martabat mereka, untuk masuk ke Universitas, khususnya Universitas Darussalam dengan memberikan Beasiswa di Unida dengan syarat dan tehnis nantinya akan di lakukan oleh LPTQ Kota Subulussalam.
Kerja sama ini atau Memorandum Of Understanding (MoU) ini dilakukan di lantai dua Gedung Biro Rektorat Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh, pada 14 Januari 2025.
Atas MoU tersebut, Jaminuddin memberikan apresiasi kepada Rektor UNADA, yang memberikan ruang beasiswa kepada generasi Al Qur’an di Kota Subulussalam khususnya tamatan Pondok Pesantren, SMA sederajat.
“Nantinya akan kita kembangkan bagi daerah lain termasuk bagi generasi Al Qur’an dari Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi Sumatera Utara, sehingga LPTQ ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat Kota Subulussalam tapi juga daerah lainnya,” katanya.[]



