LHOKSUKON – Puluhan anggota Grup Rapa’i Pase di bawah asuhan Syeh Faizan secara bergantian menunjukkan kemampuannya menabuh Rapa’i Pase di hadapan sejumlah dosen Prodi Seni Karawitan ISBI Aceh yang magang di Desa Peureupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara. Program magang tersebut berlangsung 17-19 Juni 2021.
Untuk diketahui, Grup Rapa’i Pase di Peureupok itu sering tampil di berbagai acara, baik tingkat daerah, nasional, bahkan pernah meramaikan pentas dunia di Qatar.
Di hadapan dosen Program Studi Seni Karawitan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh yang magang di Peureupok, Syeh Faizan memaparkan sejarah, cara membuat, dan teknik menabuh Rapa’i Pase.

Karawitan salah satu prodi mencakup segala pengetahuan tentang musik tradisi suatu daerah. Dengan beragamnya pengetahuan yang harus dikuasai, para tenaga pengajar perlu mengadakan program magang dosen yang nantinya dapat membantu proses pembelajaran di ISBI Aceh.
Ketua Prodi Seni Karawitan ISBI Aceh, Angga Eka Karina, M.Sn., mengatakan program magang dosen ini bertujuan menggali budaya Aceh dengan narasumber lokal terkait alat musik tradisional Rapa’i Pase.
Dosen Prodi Karawitan mengasah kembali ilmu dari narasumber lokal tentang bagaimana teknik menabuh Rapa’i Pase, dan memperkuat praktek dan teori,” ujarnya.[](ril/*)




