MALANG – Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap bencana gempa di Aceh. Hal ini terlihat antusiasme warga kota Malang dalam memberikan sumbangan dana maupun barang melalui Mahasiswa Aceh yang ada di Malang.
Selama 3 hari mulai tanggal 8-10 Desember kemarin, Mahasiswa Aceh di Malang yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Aceh (IPPMA), Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Tanah Gayo (IPPEMATANG) dan juga Ikatan Mahasiswa Simeuleu (IPELMAS) mengumpulkan dana dari masyarakat di setiap pemberhentian lampu merah yang ada di ruas jalan protokol Kota Malang maupun Kota Batu.
Kami bergerak untuk melakukan penggalangan dana di setiap lampu merah sebagai wujud cinta kami kepada rakyat Aceh. Kami sedang menuntut ilmu dirantau, dan inilah yang bisa kami lakukan, ujar Fakhrurrazi selaku koordinator kegiatan.
Masyarakat merespon positif kegiatan ini, terbukti selama tiga hari dana yang terkumpul mencapai 30 juta Rupiah.
Dana ini nantinya akan langsung disalurkan ke lokasi bencana yang terletak di wilayah kabupaten Pidie dan Pidie Jaya maupun Bireuen.
Alhamdulillah, 30 juta kita peroleh selama 3 hari. Semoga ini bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban di Aceh, sambung Razi, yang merupakan mahasiswa UIN Malang asal Takengon.
Menurutnya, bencana merupakan ujian bagi siapapun, sebagai wujud kepedulian kami mahasiswa Aceh di Malang dan masyarakat kota Malang berupaya untuk membantu saudara setanah air di Aceh yang sedang terkena musibah melalui upaya dan jarih payah yang sebisanya kami lakukan.
“Semoga hal ini mengajarkan kita semua tentang makna persaudaraan atas dasar kemanusiaan,” katanya, dalam siaran pers.[]



