SURAKARTA – Ikatan Mahasiswa Aceh Surakarta (IMASKA) menggalang dana dan mendirikan posko bencana gempa Aceh. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas musibah bencana gempa berkekuatan 6,4 SR yang terjadi pada Rabu, 7 Desember 2016 lalu.
Pengurus IMASKA, Muhammad Abduh mengatakan, aksi sosial Peduli Gempa Aceh 7 Desember 2016 ini juga melibatkan sejumlah organisasi dari berbagai kampus, organisasi daerah perwakilan masing-masing daerah di Indonesia yang ada di Surakarta. Aksi ini juga melibatkan masyarakat Aceh yang ada di Surakarta dan instansi pemerintahan Surakarta. Penggalangan dana mulai dilakukan sejak Kamis, 8 Desember 2016.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dari keberadaan IMASKA, salah satunya adalah aksi penggalian bantuan untuk korban bencana gempa di Aceh. Kegiatan ini juga untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah,” katanya kepada portalsatu.com melalui siaran pers, Minggu, 11 Desember 2016.
Secara teknis kata Muhammad Abduh, aksi ini berlangsung dengan cara turun ke jalan bersama-sama seperti di momen Car Free Day. Mereka juga mendirikan posko untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan.
Dalam aksinya, IMASKA membagi anggota menjadi beberapa kelompok kecil yang ditempatkan di titik-titik yang telah ditentukan sehingga lebih maksimal.
“Namun meskipun dipecah menjadi beberapa kelompok tetap masih dalam satu koordinator.”[]

