LHOKSUKON – M Zaul Rizki, 7 tahun, meninggal dunia setelah sempat tenggelam dan terseret air irigasi di Gampong Blang Kuta, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Sabtu, 20 Mei 2017 sore. Jasad bocah laki-laki itu sudah dikebumikan pagi tadi, Minggu, 21 Mei 2017.
“Korban tenggelam saat sedang mandi di saluran irigasi desanya, Blang Kuta. Ia mandi bersama abangnya dan beberapa teman sebaya. Sekitar pukul 16.45 WIB. Korban ikut melompat ke air saat melihat teman-temannya melompat, padahal ia tidak bisa berenang,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Matangkuli AKP Syamsul Bahri, kepada portalsatu.com.
Setelah melompat, kata Kapolsek, teman-temannya melihat korban terbawa arus irigasi dengan posisi timbul tenggelam ke atas air. Korban sempat meminta tolong hingga beberapa kali. Tak lama berselang korban menghilang.
“Warga berdatangan ke lokasi setelah mendengar anak-anak lain minta tolong. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan berjarak 120 meter dari lokasi tenggelam. Saat ditemukan kondisinya tidak sadarkan diri. Setelah dibawa ke Puskesmas Matangkuli, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) di Buket Rata, Lhokseumawe,” terang Kapolsek Matangkuli, Syamsul Bahri.
Sementara itu, Geuchik Gampong Blang Kuta, M Yusuf saat dikonfirmasi secara terpisah, Minggu, menyebutkan, Rizki dinyatakan meninggal dunia saat tiba di UGD RSUCM, kemarin, Sabtu, menjelang magrib.
“Setelah dikatakan petugas medis sudah meninggal dunia, jasad Rizki langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pagi tadi sudah dikebumikan,” katanya. []


