ACEH UTARA – Mantan atlet silat Aceh Utara Saifunnur, 29 tahun, warga Meunasah Kumbang, Kecamatan Syamtalira Arun, Aceh Utara, dibacok oleh seorang pemuda desa setempat, Minggu malam.
Akibat pembacokan itu, Saifunnur yang juga Ketua Pemuda Desa Meunasah Kumbang, mengalami luka parah pada lengan kiri. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Cut Meutia, Lhokseumawe.
“(Setelah ditangani tim medis) kondisi korban mulai membaik, sekarang masih di rumah sakit,” kata adik korban, Amrizal kepada portalsatu.com, Senin, 18 September 2017, sore.
Amrizal menyebutkan, pelaku pembacokan berinisial D, 21 tahun, warga Dusun Pagieb, Desa Meunasah Kumbang.
Menurut Amrizal, pembacokan itu terjadi saat sejumlah warga dan aparatur desa menggerebek rumah orang tua D, Minggu, 17 September 2017, sekira pukul 20.30 WIB. Penggerebekan tersebut, kata Amrizal, lantaran ayah D berinisial R, diduga telah melakukan pelanggaran syariat Islam dengan membawa seorang perempuan, A, warga Lhokseumawe, ke rumahnya di malam hari. R diketahui berstatus duda.
“Saat sejumlah aparatur desa sedang meluruskan duduk persoalan terkait perilaku R, tiba-tiba D muncul dengan sebilah parang dan langsung membacok Saifunnur. Setelah pembacokan suasana menjadi riuh dan pelaku langsung melarikan diri,” kata Amrizal.
Amrizal mengatakan, saat diintrogasi warga, A mengaku sebagai pacar R. Menurut Amrizal, kasus pembacokan itu sudah dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Syamtalira Arun Iptu M. Jamil mengatakan, petugas telah mengamankan R dan A. Petugas juga mengamankan abang tiri D guna mencegah konflik berkelanjutan di desa tersebut.
Jamil menyebutkan, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi. “Untuk tersangka masih dalam pengejaran petugas,” katanya.[]


