SUBULUSSALAM – Belasan pemuda yang menamakan diri Masyarakat Aliansi Pencinta Alquran (MAPA) Kota Subulussalam menggelar aksi damai bela Islam di depan Masjid As Silmi Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Jumat, 4 November 2016.
Mereka membawa sejumlah poster berisi kecaman terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang diduga melakukan penistaan agama di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
Beberapa bunyi kecaman disampaikan belasan pemuda itu antara lain “meminta pelaku penista agama, Ahok segera diadili dan diproses hukum”, “tangkap dan penjarakan Ahok”, “sepah busung ko Ahok”, “Ahok musuh Islam”, dan lainnya.
Mereka juga meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tidak melindungi Ahok karena melakukan penistaan agama sehingga menimbulkan kegaduhan di tanah air.
“Pak Presiden, jangan korbankan bangsa ini, hanya karena Ahok, jangan lindungi Ahok. Pelaku penista agama harus diproses sesuai aturan hukum,” kata Edi Sahputra dalam orasinya.
Aksi damai berlangsung sekitar 30 menit itu mendapat perhatian sejumlah warga dan pengguna jalan yang sedang melintas di jalan nasional Subulussalam menuju Medan. Aksi itu ditutup dengan melaksanakan salat ashar berjamaah di Masjid As Silmi.[]
Laporan Sudirman



