LHOKSEUMAWE – Forum Pemuda Samudera (FPS), Aceh Utara, meminta semua pihak untuk tidak terlalu mengeluarkan statemen tentang kondisi Aceh kekinian.

Pengurus Forum Pemuda Samudera (FPS) Aceh Utara, Misbahuddin Ilyas alias Marcos,  mengatakan, kasus penembakan di peunaron Aceh Timur adalah murni kriminal seperti yang pihak kapolda bilang di media ini.

“Percayakan pada pihak kepolisian sepenuhnya agar mengungkap siapa yang melakukannya. Kami sebagai masyatakat juga ingin tidak lagi tumpah darah di bumi Aceh yang kita cintai ini,” katanya.

Ia mengatakan, menjaga lebih berharga daripada mengeluarkan statetmen yang tidak ada gunanya dan apalagi dengan pernyataan tersebut bisa memperburuk suasana damai di Aceh.

“Kita jangan berandai-andai dalam hal ini, mari kita percayakan masalah ini pada pihak kepolisian sebagai keamanan rakyat Aceh. Ini kasus kriminal dan bukan kasus politik,” kata Marcos.

Ia mengatakan, masyarakat tidak mau kondisi damai diusik oleh statemen yang tidak sehat dan bisa memperuncing masalah di Aceh.

“Alangkah baiknya kita tetap bersabar agar kasus ini bisa cepat diselesaikan oleh pihak berwajib,” katanya.

Ia mengaku yakin, semua persoalan yang lagi mendera Aceh lepas pilkada semua mampu diselesaikan semua termasuk kasus penembakan itu.

“Harapan saya, jangan terlalu dini mengklaim ini dan itu karna semua ini belum tentu benar. Mari kita percaya pada pihak keamanan,” katanya.[] (rel)