Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaInspirasiTeknoMari Jadi Netizen...

Mari Jadi Netizen Cerdas, Aktif Melawan Hoaks

TAKENGON – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Kamis, 5 Agustus 2021 pukul 14.00 hingga 17.00, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Menjadi Netizen Pejuang Bersama Melawan Hoax”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen siswa SMA/SMK Aceh Tengah, dihadiri oleh sekitar 607 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Syali Gestanon, S.Sos, Kepala Seksi Pengelolaan dan Aspirasi Publik Dinas Kominfotik; Harry Sanjaya, S.Sos., M.Si, Kepala Seksi Pelayanan Informasi Publik Diskominfotik; Hasan Basri, S.Pd, Guru SMAN 3 Aceh Tengah; dan Zubaidah Hasan Nur, M.Ed, Guru SMKN 2 Aceh Tengah. Nina Kardiana sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Audrey Syahrani yang bertanya bagaimana peran kita sebagai anak muda mampu melindungi dan mengedukasi para orang tua yang rentan termakan berita hoax? Narasumber Syali Gestanon, S.Sos menanggapi di lingkungan keluarga banyak sekali informasi yang belum disaring, kita bertugas untuk memberi pemahaman terkait informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Beritahu bahwa tidak semua informasi benar dan saat ini sudah ada undang-undang yang mengatur terkait informasi yang salah dan mengatur informasi di ruang publik tanpa ada tendensi menggurui.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tengah. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril)

Baca juga: