BANDA ACEH – Meski sedang dalam kondisi pembangunan, Masjin Raya Baiturrahman dipastikan siap menampung ribuan jamaah (jemaah) salat tarawih selama bulan Ramadan nanti. Lokasi proyek MRB yang akan rampung pada 2017 itu nantinya akan disterilkan demi kenyamanan jemaah dalam beribadah.

Hal itu disampaikan Kepala Lapangan PT. Waskita Karya Hasanuddin, kepada awak media sambil meninjau lokasi proyek, Jumat, 3 Juni 2016. Proyek itu katanya sudah berjalan sekitar 42 persen dan ditaksir bisa menampung hingga 13 ribu jemaah. Sejumlah pekerjaan, kata dia, lebih dikebut demi menyambut bulan Ramadan.

“Hal itu dilakukan guna menampung ribuan jamaah yang akan melaksanakan salat tarawih di Masjid Raya Baiturrahman,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, berdasarkan informasi dari pengurus masjid jumlah jemaah tahun sebelumnya mencapai 17 ribu. Untuk mengantisipasi tingginya jumlah jemaah, pihaknya hingga kini terus berupaya dan memfasilitasi setidaknya 13 ribu jemaah. Dengan rincian enam ribu jemaah di dalam masjid dan tujuh ribu di luar masjid.

“Ini perlu diantisipasi karena jumlah jamaah yang akan beribadah salat tarawih di hari pertama hingga hari kesepuluh bulan suci Ramadan sangat tinggi.”

Untuk mencegah agar jemaah tidak bingung saat memasuki masjid, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi. Jemaah nantinya akan diarahkan ke tiga pintu yang akan dibuka yaitu pintu di sebelah selatan, utara dan dua pintu di sektor barat.

“Mengenai lokasi parkir, masyarakat nantinya bisa memarkirkan kendaraannya di sektor utara tepatnya di taman samping lokasi proyek MRB,” ujarnya.

Mereka juga menyiapkan tiga tempat untuk lokasi berwudu dengan jumlah 120 keran. Meliputi di sektor kanan, kiri dan belakang. “Hal itu untuk mencegah bersenggolannya jamaah wanita dan pria,” katanya.

Ia juga mengimbau agar warga sebaiknya berwudu di rumah.[](ihn)

Laporan Ramadhan