Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaMassa Gulingkan Mobil...

Massa Gulingkan Mobil Taft di Buket Selamat, Sopir Kabur

LHOKSUKON – Mobil Taft warna hitam bernomor polisi BL 767 YZ rusak parah setelah digulingkan massa di kawasan Buket Selamat, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Sabtu, 16 Juli 2016, sekitar pukul 13.39 WIB. Massa yang marah juga mencoba membakar mobil, namun usaha itu berhasil digagalkan petugas Polsek dan Koramil Cot Girek. Sementara sopir memilih kabur ke areal perkebunan sawit setempat.

Informasi dihimpun portalsatu.com di lokasi menyebutkan, kejadian itu berawal dari insiden tabrak lari di jalan lintas Gampong Meunasah Ara Kemudi, Kecamatan Lhoksukon yang terjadi 30 menit sebelum kejadian pengrusakan mobil.

Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Cot Girek Ipda Amiruddin mengatakan, sekitar pukul 13.00 WIB, warga Gampong Lhok Reuhat dan Trieng, Kecamatan Cot Girek melihat sekelompok warga mengejar sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga warga dua gampong itu ikut melakukan pengejaran.

“Setiba di kawasan Buket Selamat Afdileng V PTPN 1 Cot Girek, mobil berhenti dan sopir langsung kabur ke arah perkebunan sawit. Warga sempat mengejar sopir itu, namun kehilangan jejak. Akhirnya warga melampiaskan kemarahannya dengan menggulingkan mobil tersebut hingga ringsek. Warga sempat hendak membakar mobil tersebut, namun berhasil digagalkan petugas,” ujar Amiruddin.

Amiruddin menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kasat Lantas Polres Aceh Utara terkait kejadian ini. Sebab, kata dia, kasus ini berawal dari tabrak lari. Sejauh ini dentitas pemilik mobil belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

“Mobil itu sudah diamankan di Polsek setelah ditarik dengan dump truk milik PTPN 1 Cot Girek. Demikian juga sepeda motor korban telah diamankan di Poslantas Terminal Lhoksukon,” ujar Amiruddin.

Sementara itu, Jamaluddin, 30 tahun, warga Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara secara terpisah menyebutkan, korban tabrak lari itu merupakan kerabat dekatnya. Kata dia, korban adalah Muslem, 38 tahun, pedagang jam di Pantonlabu. Saat ini korban sedang berada di Tanah Luas, Aceh Utara, karena tangan kirinya patah akibat ditabrak mobil Taft tersebut.

“Korban dari Pantonlabu hendak menuju Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas dengan melintasi jalur tersebut. Dia ke Blang Jruen untuk melihat kedai yang disewanya. Tiba di persimpangan Meunasah Ara Kemudi, mobil Taft itu langsung memotong tanpa melihat kondisi jalan,” katanya mengutip keterangan Muslem.

Setelah korban terjatuh akibat dihantam mobil, lanjut Jamaluddin, sopir malah tancap gas dan kabur ke arah Cot Girek.

“Korban sempat berteriak minta tolong, sehingga warga yang ada di lokasi langsung mengejar pelaku,” pungkas Jamaluddin.[]

Baca juga: