BANDA ACEH – Aparatur Sipil Negara (ASN), warga pralansia dan lansia serta petugas pelayan publik mengikuti vaksinasi Covid-19 diselenggarakan Pemerintah Aceh, Selasa, 8 Juni 2021. Vaksinasi itu berlangsung sejak 3 Juni hingga 12 Juni mendatang, di Banda Aceh Convention Hall. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan.
Vaksinasi adalah salah satu upaya membentuk kekebalan kelompok atau dikenal dengan herd immunity. Terbentuknya kekebalan kelompok diyakini mampu menekan atau melemahkan daya sebar virus Covid-19.
“Alhamdulillah, antusiasme para ASN untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sangat tinggi. Hal ini terlihat dari capaian jumlah yang telah divaksin melebihi dari target yang telah ditetapkan,” ujar Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Banda Aceh Convention Hall, Selasa.
Dyah kembali mengajak seluruh ASN untuk tidak mudah mempercayai hoax atau informasi bohong terkait vaksinasi Covid-19, yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. “Kami mengajak seluruh ASN untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Jangan mudah mempercayai berbagai hoax yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Semakin banyak yang mengikuti vaksinasi, maka kekebalan kelompok akan segera terbentuk. Dengan demikian, Insya Allah, Covid-19 akan lemah sehingga bisa kita cegah dan tekan penyebarannya,” tuturnya.
Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang telah mendapatkan suntikan vaksin untuk tidak jumawa serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. “Kepada yang sudah divaksin, jangan merasa bebas. Protokol kesehatan tetap harus dijalankan secara disiplin dalam setiap aktivitas,” imbuh yang juga Ketua TP PKK Aceh.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif dan Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Rahmad Raden, Dyah Erti turut menyemangati para tenaga kesehatan yang sedang bertugas serta berdialog dengan sejumlah ASN yang baru saja menerima suntikan vaksin dari vaksinator.
Perkembangan Vaksinasi
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, hingga hari kelima pelaksanaan vaksinasi massal ini, jumlah ASN dan pralansia serta lansia yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 mencapai 3.200 orang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Setda Aceh Muhammad Iswanto, Selasa malam, usai mendapatkan pembaharuan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Aceh.
Vaksinasi tersebut dilakukan vaksinator dari instansi kesehatan Pemerintah Aceh yaitu petugas dari Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) dan petugas Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Selain itu juga ada petugas dari Rumah Sakit Kesehatan Kodam Iskandar Muda serta Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.
Selain ASN dan masyarakat, sejumlah petugas pelayanan publik, anggota Bhayangkari, guru, pra lansia dan lansia juga mendapatkan suntikan vaksin.
Karo Humpro menambahkan, vaksinasi massal ini merupakan inisiasi Forkopimda Aceh. Targetnya, seluruh petugas pelayanan publik yang bertugas di jajaran SKPA dan Sekretariat Daerah Aceh bisa disuntik. Selain itu, kegiatan ini juga menyasar pralansia dan lansia.[](Irm)





