SIGLI – Maulid dalam rangka memperingati hari lahirnya baginda Nabi Muhammad SAW berlangsung meriah dan penuh keakraban serta nilai relegiusnya terasa sangat kental di Gampông Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie, Minggu, 15 Januari 2017.

Banyak nilai yang dapat dipetik dari peringatan maulid yang dilaksanakan oleh masyarakat Lamkawe yang terkenal dengan relegius dan telah banyak melahirkan tokoh, pengusaha serta cendekiawan Islam di gampông yang terletak di pingiran jalan negara Sigli-Kembang Tanjung, Km.12 itu.

“Alhamdulillah perayaan maulid tahun ini berlangsung sangat meriah dan terasa nilai religi yang jauh berbeda dari tahun sebelumnya,” kata Teungku Edi Kurniawan, Ketua Pemuda Gampông Lamkawe.

Tahun ini hidangan maulid di luar target yang direncanakan kurang dari 100 hidangan. Kebersamaan dan keakraban gampông tetangga dalam menyantap hidangan sedekah masyarakat sangat terasa yang dirasakan oleh warga di seputaran Gampông Lamkawe.

Bukan hanya itu rasa rindu kampung halaman dengan maulid nabi juga dirasakan oleh masyarakat perantau yang khusus pulang jauh dari perantauan. Di samping untuk melepaskan kerinduan terpendam kampung halaman juga untuk merajut kembali silaturrahmi dengan keluarga, tetangga dan menziarahi kuburan orang tua dan sanak keluarga.

“Momentum maulid ini banyak sekali nilai positif dan relegiusnya yang dapat dipetik, kami yang perantauan jauh telah mempersiapkan untuk pulang ke kampung halaman dalam rangka memperat silaturrahmi dengan orang tua, kerabat dan masyarkat sekitar, juga menziarahi kuburan para orang tua dan leluhur kami,” kata  salah seorang warga perantau yang telah sukses di dunia pendidikan itu.

“Dengan momentum mengharapkan nilai-nilai maulid Rasulullah dapat diaplikasikan di lapangan dalam meneledani sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.[]