Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaMengais Kelebihan Zikir...

Mengais Kelebihan Zikir Al-Halim

 

ZIKIR Asmaul Husna ke-32 bernama Al-Halim, secara etimologi bermakna: penyantun. Namun menurut penuturan Khatthabi rahimahullah, Al-Halim itu berarti Dzat Yang Pemaaf dan penyabar, yang tidak pernah terpicu oleh kemarahan, dan yang tidak pernah kesal oleh tindakan bodoh orang yang tidak tahu atau orang yang memang durhaka.

Dunia ini tanpa adanya santun, maaf, dan kasih sayang Allah, niscaya kehidupan di muka bumi ini akan Dia binasakan. Ini sebagaimana firman-Nyala: “Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk yang melatapun akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya”.(QS. Fathir [35]: 45)

Dunia yang fana ini tentu saja  bermacam jenis manusia termasuk  mereka yang penyantun dan ini sangat disenangi sesama hamba Allah SWT, seperti halnya Allah juga menyenangi hamba tersebut. Hal ini tentunya  orang penyantun jauh dari marah, bersikap tenang, teguh, dan sabar, banyak memberi maaf terhadap perlakuan .

Sang penyantun yang menyinari jiwa insan di bumi ini juga mereka  menutupi kesalahan orang lain, menjaga nilai-nilai cinta, menepati janji, tidak terpancing oleh tindakan orang-orang yang tidak tahu, dan tidak buru-buru membalas dengan hukuman meski hal itu mampu dia lakukan.

Allah SWT  sangat mencintai hamba-Nya yang santun.  Dalam hal ini bagida nabi  Saw pernah berkata kepada salah satu sahabatnya, yang baru pertama kali bertemu dengannya yaitu Asyaj Abdul Qais radhiallahu anhu:: “Sesungguhmya ada dua sifat dalam dirimu yang sangat disukai Allah, santun dan sabar.”(HR. Muslim)

Kelebihan dan Fadhilah Zikir

Pertama, seseorang berzikirk ‘Ya Haliim’  sebanyak 88 kali selepas shalat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan dalam pemerintahan, perusahaan atau apa saja, Insya Allah dipastikan kedudukannya tidak akan dicabar atau diungkit-ungkit atau tergugat.

Kedua, seseorang berwirid “Ya Haliim’ dibaca sesudah shalat 5 waktu sebanyak 88  kali, Insya Allah  orang tersebut akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya

Ketiga, seseorang  menuliskan ‘Ya Haliim’ atas kertas dan rendamkan dalam air,  niscaya maka ‘barakah’ akan turun ke atasnya dan ianya terselamat dari bencana dengan izin Allah SWT.

Keempat, seseorang menulis ‘Ya Haliim’  di atas kertas, setelah itu menanamkannya ke dalam tanah di mana benih ditanam, Insya Allah bahaya atau hama tidak akan menimpa tanaman tersebut.[]

Baca juga: