BANDA ACEH – Nasib warga etnis Tamil Sri Lanka belum ada kejelasan hingga Kamis Sore kemarin, 16 Juni 2016. Kapal masih terlihat Kandas di tepi pantai Pulo Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar. Dan belum ada tanda-tanda kapan kapal ini akan ditarik kembali ke laut.

Pantauan Portalsatu.com di lokasi, beberapa penumpang Tamil Sri Lanka berteriak sambil seorang lelaki memegang bayi, tidak lama berselang mereka semakin berteriak hingga akhirnya beberapa penumpang perempuan kapal itu melompat ke bibir pantai keluar dari kapal. Namun langsung ditangkap dan dinaikkan kembali ke kapal oleh petugas yang mengamankan lokasi.

Setelah melompatnya warga Tamil Sri Lanka ini suasana sempat ricuh, petugas TNI Polri meminta masyarakat yang sudah memenuhi bibir pantai untuk menjauh dari lokasi, bukan hanya itu wartawan juga dilarang mengambil gambar tersebut dan mengintruksikan menjauh dari kandasnya kapal itu.

Kepala Imigrasi Banda Aceh, Heri Sudiarto, melalui sambungan telepon kepada Portalsatu.com membenarkan hal tersebut. Beberapa penumpang perempuan itu ke bibir pantai itu lantaran ada penumpang yang sakit. 
“Itu kemarin, lalu sesegera mungkin kita naikkan tim medis ke kapal,” ujar Heri.

Dia menambhkan selain melompatnya beberapa penumpang, mereka menjerit lantaran juga sudah jenuh di kapal, dan meminta segera diberangkatkan tapi karena cuaca masih buruk, dan air belum pasang maka kita lihat kondisinya terlebih dahulu,” ujarnya lagi.

Sejak kemarin sore, kapal yang terdampar ini sudah menjadi tontonan warga. Masyarakat sekitar Lhoknga tampak berduyun-duyun melihat kapal yang terdampar ini, hingga lokasi kapal kandas disesaki masyarakat.

Laporan Ramadhan