BIREUEN – Setelah Presiden Jokowi mengunjungi lokasi ekses gempa yang meluluh lantakkan kampus IAI Al-Aziziyah dan dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga pada hari Jum'at kemarin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa hari Sabtu juga turut meninjau dan melihat langsung lokasi bencana bahkan ia juga sempat berdialog dengan para santriwati dan dewan guru di komplek putri.
“Ibu Menteri Sosial di samping meninjau lokasi yang menimpa dayah Mudi Puteri jugas sempat berdialog dan bertatatp muka dalam durasi lama” pungkas salah seorang tokoh dayah Mudi Mesjid Raya kepada redaksi, Sabtu,11/12/2016
Pantuan redaksi di lapangan Mensos di samping melihat secara langsung ekses gempah dahsyat di dayah baik putri dan putra juga sempat melakukan tatap muka dan menyerahkan bantuan secara langsung kepada Al-Mukarram Abu Mudi selaku pimpinan dayah.
“Bangunan empat lantai IAIA telah runtuh, terpaksa para santri harus belajar di tempat darurat sehingga roda pendidikan tetap berjalan semestinya,” pungkas Abu Mudi kepada Mensos dalan dialog singkat itu.
Sementara itu saat tatap muka ikut didampingi juga oleh Wadir I Abi Zahrul dan Wadir II Aba Mahyiddin. Abu menjelaskan, untuk pihak dayah saat ini yang paling terdesak semacam tempat berteduh, sebab para santri takut tidur di bilik akibat gempa susulan.
“Saat ini para santri tidak berani tidur di bilik akibat gempa susulan,” kata Aba.
Merespon permintaan yang mendadak tersebut Mensos langsung memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan tenda darurat demi tidak tersendatnya roda pendidikan di dayah terbesar di Aceh it.[]



