TAKENGON – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyebut Aceh sebagai daerah penting dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Untuk itu, ia berharap agar Aceh juga dapat memainkan peran penting tidak hanya sebagai barometer nasional dalam pemahaman dan pengamanan nilai-nilai keagamaan, namun juga sebagai barometer kerukunan nasional.

“Saatnya Aceh bangun dan berperan di segala sektor,” ujar Menteri Lukman Hakim dalam sambutannya saat pembukaan Porseni XV di Lapangan Musara Alun Takengon Kota, Kamis 4 Agustus 2016.

Menteri Lukman juga mengapresiasi keberagaman agama di Aceh yang dapat hidup rukun. Ia meminta agar kerukunan yang telah terbentuk dapat dipertahankan untuk keberlangsungan hidup secara damai di kemudian hari.

Menteri Lukman berharap melalui Porseni nantinya akan terbentuk kader Aceh yang mandiri dan terdidik secara mental. Porseni dinilai punya makna strategis dalam konteks pembentukan nilai yang unggul, sehat, jujur dan kompetitif.

Hal itu, katanya, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional sebagaimana digariskan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003 agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yYang Maha Esa, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

“Ke depan saya instruksikan semua instansi di bawah kementerian agama agar dapat menggalakkan organisasi yang berbaur agamis,” ujar Menteri Lukman.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Aceh turut menyerahkan 23 mobil minibus untuk operasional pengawasan kepada 23 kabupaten/kota di Aceh.

Penyerahan secara seremonial itu dipimpin Gubernur Aceh Zaini Abdullah. Hadir dalam pembukaan itu Kapolda Aceh Husen Hamidi, Kadis Syari'at Islam Aceh Prof. Syarizal Abbas, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs, Daud Pakeh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Hasanuddin Darjo, dan unsur Forkopimda Aceh Tengah.[]