TAPAKTUAN – Dua perempuan paruh baya asal Medan, Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau, mencuri emas lima mayam di Toko Amin Setia, Jalan Merdeka, Kota Tapaktuan, Aceh Selatan, Sabtu, 21 Januari 2017, sekitar pukul 12.20 WIB.

Saat melancarkan aksinya, kedua perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut berpura-pura (menyaru) sebagai pembeli. Setelah melihat-lihat contoh barang, seketika pelaku menukar kalung emas seberat lima mayam milik Toko Amin Setia dengan kalung emas imitasi (tiruan) milik mereka.

Pemilik Toko Amin Setia, Rini saat dikonfirmasi mengungkapkan, karena kedua pelaku berpura-pura sebagai pembeli emas, pihaknya tidak merasa curiga. Ia melayani kedua pelaku seperti pembeli yang lain.

“Saat kedua pelaku meminta lihat kalung emas murni 99, lalu saya keluarkan kalung emas tersebut dari lemari kaca, dan saya letakkan di depan mereka. Karena saat itu para pembeli sedang ramai, saya juga melayani pembeli yang lain. Ternyata setelah melihat-lihat kalung emas tersebut, tiba-tiba kedua perempuan tersebut langsung beranjak pergi,” ungkap Rini.

Kecurigaannya baru muncul, kata Rini, setelah melihat kalung emas yang ditinggalkan kedua perempuan tersebut di atas lemari kaca berbeda dengan kalung emas miliknya. Setelah dicek ternyata benar kalung tersebut adalah emas imitasi. Sekilas dilihat bentuknya hampir sama dengan kalung emas murni.

“Saat itu saya bersama para pembeli yang lain sempat memanggil kedua perempuan tersebut. Namun, mereka buru-buru terus pergi menaiki Mobil Toyota Avanza Veloz warna hitam nomor polisi BK 1424 VR yang diparkir di pinggir Jalan Merdeka Kota Tapaktuan, sekitar 50 meter dari Toko Emas Amin Setia,” ujar Rini.

Pencurian yang terjadi di “siang bolong” di hadapan orang ramai tersebut mengakibatkan kerugian pihak Toko Emas Amin Setia, yakni lima mayam kalung emas murni 99 atau sekitar Rp9 juta lebih. Pemilik toko telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Petugas kepolisian bersama masyarakat langsung mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Kecamatan Samadua.[]

Laporan Hendrik