LHOKSEUMAWE- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Iskandar Zulkarnaen, Ph.D., mengatakan, Pemerintah Aceh akan mengucurkan dana APBA 2016 untuk pembebasan/pengadaan lahan lokasi Sport Centre Lhokseumawe.
“Kita membantu pengadaan tanah. Bukan seluruhnya, karena itu kan luas sekali. Tetapi ada sebagian memang yang akan dilakukan pembebasan oleh pemerintah kota, sebagian oleh pemerintah provinisi. Kalau nggak salah 18 sampai 20 (miliar dari APBA),” ujar Iskandar ditemui usai Musyawarah Besar Jurnalis Pase Football Club (JPFC) di Lhokseumawe, Sabtu, 12 Maret 2016, malam.
Iskandar melanjutkan, “Jadi kita menyediakan dana, tetapi nanti yang menentukan harga itu KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik), konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah untuk penetapan harga tanah”.
Informasi diperoleh portalsatu.com, Pemerintah Lhokseumawe sudah lama mewacanakan pembangunan Sport Centre di kawasan Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, namun belum terealisasi. Pemerintah kota ini dikabarkan gagal menggunakan dana APBA tahun 2013 senilai Rp13 miliar untuk pembebasan lahan lantaran persiapan perencanaan proyek itu yang dinilai kurang matang.
Aceh Utara
Sementara untuk Aceh Utara, Iskandar menyebut dukungan Pemerintah Aceh melalui Dispora lebih banyak terhadap kegiatan olahraga masyarakat. “Jadi ada sarana olahraga masyarakat seperti lapangan bola”.
“Aceh utara ini kan daerah yang sangat luas, jadi Pak Bupati lebih condong membantu (sarana olahraga) masyarakat yang ada di daerah-daerah. Karena saya lihat, Pak Bupati (ingin menghidupkan kegiatan olahraga) itu untuk menekan penyalahgunaan narkoba,” kata Iskandar.[] (idg)