BIREUEN – Mobil milik Saiful MDA, jurnalis TV One, terjun ke sawah di kawasan Simpang Mamplam, Bireuen, Sabtu, 16 Juli 2016, sekitar pukul 00.05 WIB dinihari tadi. Saiful mengalami luka memar di bagian tangan dan peralatan kerjanya terendam air.

Saiful kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, Sabtu siang, mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat ia pulang liputan kejadian ledakan bom di Pidie Jaya yang menewaskan seorang anak di bawah umur. (Baca: Anak di Bawah Umur Tewas Kena Bom, Ini Kata Kapolres)

“Kejadian dalam perjalanan pulang liputan dari Pidie ke Lhokseumawe saat melintasi kawasan Simpang Mamplam. Saya hendak melewati sebuah truk yang berjalan sangat pelan di depan mobil saya. Ketika saya mencoba mendahului, truk itupun bergerak ke kanan badan jalan, sehingga saya mengelak agar tidak kena truk sampai jatuh ke sawah,” kata Saiful.

Menurut Saiful, sawah di lokasi kejadian itu sekitar 2 meter di bawah permukaan badan jalan. “Mobil saya masuk air. Kamera, laptop dan salah satu HP saya juga terendam air. Saya sempat tidak bisa berjalan setelah berhasil keluar dari dalam mobil yang jatuh ke sawah itu. Pergelangan tangan saya memar dan bagian perut terasa sakit,” ujarnya.

Saiful kemudian menginformasikan kejadian itu kepada rekan-rekannya dan pihak kepolisian di Pidie. Sebab di lokasi kejadian tidak ada orang yang bisa ia minta pertolongan. Sedangkan truk yang menyebabkan mobilnya terjun ke sawah, kata Saiful, langsung tancap gas. Ia lantas dievakuasi oleh rekan-rekannya dan personel polisi ke Puskesmas setempat. Mobil miliknya Kijang Escada BL 862 NL ditarik dengan kendaraan lain, Sabtu pagi tadi.

“Mobil saya ditarik dari sawah atas bantuan pihak Polres Bireuen. Beberapa bagian mobil rusak. Saat ini sudah saya bawa ke Lhokseumawe untuk perbaikan,” ujar Saiful yang menetap di Lhokseumawe.[] (idg)