SUBULUSSALAM – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam merilis sebanyak 415 penerima beasiswa yang lulus seleksi administrasi. Sementara 126 di antaranya dinyatakan tidak lulus, lantaran mereka tidak memenuhi kriteria seperti ditetapkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) Subulussalam Nomor 27 Tahun 2017.

"Penerima beasiswa lulus seleksi berjumlah 415 orang dari jumlah 541 mahasiswa yang mendaftar," kata Sekretaris MPD Kota Subulussalam, Rahmayani Sari Munthe, kepada portalsatu.com/, Senin, 20 November 2017.

Ia mengatakan proses seleksi penerimaan beasiswa ini berjalan cukup panjang, kelengkapan bekas, keakuratan data, termasuk IPK menjadi prioritas syarat kelulusan calon penerima beasiswa dari Pemerintah Kota Subulussalam tahun 2017.

Masih menurut Rahmayani Sari Munthe, penetapan penerima beasiswa diputuskan dalam rapat koordinasi yang melibatkan tim gabungan. Tim ini terdiri dari Asisten II Setdako Subulussalam, pimpinan dan Ketua Komisi D DPRK, Kepala Bappeda, Kepala BPKD, Inspektur Inspektorat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabag Organisasi dan Hukum Setdako serta Komisioner MPD Kota Subulussalam.

“Semua proses yang kita jalankan sesuai prosedur dan sudah kita umumkan peserta yang lulus dan tidak lulus, semua berjalan dengan lancar,” katanya.

Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin menambahkan, seleksi penerimaan beasiswa ini diawali tahapan sosialisasi selama dua bulan sejak 13 Juli sampai 13 Agustus. Selanjutnya penerimaan berkas pada 14 Agustus hingga 14 September, dan seleksi berkas 15-29 September. Sementara untuk masa perbaikan bekas terhitung sejak 2-9 November dan ditutup pada 10 November. Pengumuman kelulusan penerima beasiswa telah disampaikan pada 17 November lalu.

“Untuk melihat valid atau tidaknya data, kami juga lakukan visitasi lapangan dan kampus-kampus untuk mengecek kebenaran data tersebut,” kata Jaminuddin. 

Jaminuddin berharap kepada mahasiswa yang belum memenuhi kriteria untuk tidak berkecil hati. Mereka diminta untuk terus meningkatkan prestasi karena masih ada kesempatan tahun berikutnya.

“Harapan kami kepada mahasiswa hendaknya bergabung dengan organisasi kemahasiswaan dari Subulussalam, supaya informasi bisa saling berbagi dan cepat sampai,” kata Jaminuddin.[]